Diduga Fenomena Libur MBG, Harga Bapok di Pasar Kota Malang Turun hingga 50 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu penjual bahan pokok di pasar tradisional Kota Malang. SP/ MLG
Ilustrasi. Salah satu penjual bahan pokok di pasar tradisional Kota Malang. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Diduga imbas fenomena libur sekolah yang juga membuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga ikut disetop sementara membuat sejumlah harga bahan pokok di Pasar Klojen, Kota Malang, Jawa Timur, mengalami penurunan cukup signifikan dalam sepekan terakhir. Namun, sejumlah pedagang mengakui belum dapat memastikan hal tersebut karena pasokan dari pengepul juga sedang melimpah.

Diketahui, untuk penurunan terjadi pada berbagai komoditas, mulai dari cabai, bawang, telur, ayam, hingga aneka sayuran. Selain cabai dan bawang, penurunan harga juga terjadi pada berbagai jenis sayuran. Terong ungu kini dijual Rp8.000 per kilogram, kacang panjang Rp10.000 per kilogram, sedangkan brokoli turun dari Rp30.000 menjadi Rp20.000 per kilogram.

"Selada keriting paling anjlok dari harganya, dari awal Rp60.000 menjadi hanya Rp20.000 per kilogram," jelasnya pedagang sayur Pasar Klojen, Isnaini, Selasa (30/06/2026).

Lebih lanjut, menurut Isnaini, tren penurunan harga mulai dirasakan sekitar sepekan terakhir. Ia menduga salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah liburnya program MBG, meski pasokan yang melimpah dari pengepul juga turut berperan. Selain itu, turunnya harga sejumlah komoditas membuat aktivitas jual beli di Pasar Klojen kembali bergairah.

"Sepertinya iya (karena MBG), tapi saya juga enggak begitu tahu pasti. Kalau informasi dari pengepul memang barangnya sedang banyak. Sudah lama naik, mungkin memang sekarang waktunya turun saja," tuturnya.

Sehingga, mayoritas warga mulai memanfaatkan momentum harga murah untuk membeli dalam jumlah lebih banyak, terutama bahan pangan yang dapat disimpan lebih lama. Pasalnya, selain harga kulakan lebih rendah, masyarakat juga cenderung membeli lebih banyak dibanding saat harga masih tinggi. 

"Kalau jualannya murah pembeli juga senang. Pembelian sebenarnya tetap, cuma sekarang orang banyak yang sekalian nyetok. Waktu mahal belinya dihemat, sekarang karena turun jadi beli lebih banyak," ujar pedagang sembako, Sayid Afifudin. ml-02/dsy

Berita Terbaru

Lewat Bapenda Online, Pemkab Banyuwangi Permudah Layanan Pajak 24 Jam

Lewat Bapenda Online, Pemkab Banyuwangi Permudah Layanan Pajak 24 Jam

Senin, 28 Sep 2026 12:38 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui aplikasi "Bapenda Online" yang dapat diakses 24 jam oleh masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi,…

Viral Pengantin Gen Z di Bondowoso, Pilih Koper Buat Wadah Seserahan Nikah

Viral Pengantin Gen Z di Bondowoso, Pilih Koper Buat Wadah Seserahan Nikah

Senin, 28 Sep 2026 12:27 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini ada momen unik hingga viral di media sosial (medsos), sepasang pengantin Gen Z di Kabupaten Bondowoso yang…

11 Hektare Situs Ijen Geopark Black Lava Plalangan Bondowoso Hangus Terbakar

11 Hektare Situs Ijen Geopark Black Lava Plalangan Bondowoso Hangus Terbakar

Senin, 28 Sep 2026 12:16 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Fenomena Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi, kali ini api melahap kawasan wisata Black Lava Plalangan, Desa…

Portal Jembatan Koncer Bondowoso Dipasang Lagi, Truk Besar Tak Boleh Lewat

Portal Jembatan Koncer Bondowoso Dipasang Lagi, Truk Besar Tak Boleh Lewat

Senin, 28 Sep 2026 12:15 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Menindaklanjuti setelah badan jalan jembatan kembali mengalami kerusakan, kini Petugas gabungan juga bakal memasang kembali…

Bernilai Historis Kuat, Naskah Kuno Babad Besuki Situbondo Masuk IKON 2026

Bernilai Historis Kuat, Naskah Kuno Babad Besuki Situbondo Masuk IKON 2026

Senin, 28 Sep 2026 11:41 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menetapkan naskah kuno Babad Besuki sebagai Ingatan Kolektif Nasional…

Biaya Produksi Naik, Petani Bojonegoro Keluhkan Harga Tembakau Justru Anjlok 

Biaya Produksi Naik, Petani Bojonegoro Keluhkan Harga Tembakau Justru Anjlok 

Senin, 28 Sep 2026 11:33 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sejak beberapa pekan ini, sejumlah petani di Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan harga tembakau mengalami penurunan yang dinilai…