Siap Perkuat Pasar Ekspor, Produksi TVS Indonesia Tembus 1 Juta Unit

surabayapagi.com
Produksi TVS Indonesia tembus 1 juta unit. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal India, TVS Motor Company Indonesia (TMCI) semakin menegaskan konsistensinya di pasar nasional, yang telah hadir selama 19 tahun, dengan berhasil mencatatkan pencapaian penting untuk pasar Tanah Air, dengan produksi yang telah tembus 1 juta unit. 

Selain itu, produksi 1 juta unit TVS di Indonesia ini, juga memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia mobilitas untuk pasar domestik, dan juga ekspor. Seremoni perayaan produksi 1 juta unit ini sendiri, digelar di Karawang, Jawa Barat, Senin (23/02/2026).

Baca juga: MG Raih 1 Juta Pengiriman di Eropa, Didorong EV dan Hybrid Murah

Pihaknya menginvestasikan sekitar US$ 50 juta. Selama 18 tahun terakhir, pihaknya terus berinvestasi setiap tahun untuk berbagai proyek, sehingga total investasi saat ini telah mencapai US$ 250 juta. Sehingga, pihaknya komitmen menghadirkan produk-produk unggul dan berkualitas yang dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia.

Baca juga: Solenoid Transmisi Bermasalah, Lexus Recall LX500d dan LX600 di Pasar Australia

Diketahui, saat ini, TVS Motor Company Indonesia mempekerjakan lebih dari 700 karyawan secara langsung. Selain itu, sekitar 5.000 keluarga turut terdampak secara tidak langsung melalui jaringan pemasok, distributor, kontraktor, dan mitra lainnya. 

Perusahaan juga didukung 49 dealer di berbagai daerah untuk memastikan akses produk dan layanan purna jual tetap terjaga. TVS sendiri juga ikut berkontribusi dalam pertumbuhan roda dua. Apalagi ada rencana mengoptimalkan dengan memasukan lini battery EV NMC yang sejalan dengan visi pemerintah.

Baca juga: Transmisi Bermasalah, Lexus Recall LX500d dan LX600 di Pasar Australia

Sebagai salah satu basis produksi global TVS, fasilitas di Indonesia tidak hanya melayani pasar dalam negeri. Sebagian besar dari total produksi roda dua dan roda tiga telah diekspor ke berbagai kawasan seperti ASEAN, Asia Selatan, Timur Tengah, Amerika Selatan, hingga Afrika. Produk buatan Indonesia dinilai mampu memenuhi standar global, sekaligus memperkuat daya saing industri manufaktur nasional. jk-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru