Jelang Lebaran Idul Fitri 2026, Warga Kota Malang Mulai Berburu Daging Sapi

surabayapagi.com
Ilustrasi. Salah satu penjual daging sapi di Kota Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Warga Kota Malang mulai memburu daging sapi untuk persiapan hidangan bulan puasa hingga Lebaran mendatang. Mayoritas daging yang dibeli akan diolah menjadi masakan rendang dan rawon. 

Seperti yang terlihat di Toko Daging H Latifah, Klojen, yang sejak pagi dipadati pembeli, terutama ibu-ibu memasuki pertengahan bulan Ramadhan 2026 yang sudah ramai pembeli.

Baca juga: Kota Malang Percepat Masa Tanam Padi Serentak, Antisipasi Dampak El Nino

"Iya beli sekarang, ini dagingnya untuk makanan lebaran. Daging sapi buat rawon dan membikin rendang," jelas pemilik Toko Daging H Latifah, Senin (02/03/2026). 

Lebih lanjut, Tanti mengatakan jika nantinya masih kurang Ia akan membeli lagi jelang lebaran Idul Fitri. "Ya kita lihat nanti, ini beli 3 kilogram, kalau kurang, nanti mepet-mepet lebaran beli lagi," katanya. 

Baca juga: Sinergi Melintas Perlindungan Tuntas, BPJS Ketenagakerjaan Launching Gerakan Sadar Jamsostek

Sementara itu pemilik Toko Daging H Latifah menjelaskan jika tren konsumsi masyarakat yakni daya beli secara umum menurun. Pada pertengahan ramadhan ini, Latifah mengungkapkan jika pembeli mulai ramai. 

"Kalau sejak awal ramadhan masih stabil mas, ya baru-baru ini mulai ramai. Kalau dibanding tahun lalu, masih ramai tahun kemarin," terang Latifah kepada Tribun Jatim Network.

Baca juga: Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Sementara itu, menyoal harga, Latifah mengungkapkan jika saat ini harga daging yang paling bagus yakni Rp 131 ribu per kilogram. Namun, pihaknya memprediksi jika menjelang lebaran harga daging akan mengalami kenaikan. 

"Kalau sekarang yang paling bagus Rp 131 ribu per kilo, tapi juga ada yang mulai Rp 90 ribu hingga Rp 120 per kilo. Biasanya kalau dekat-dekat lebaran naik. Paling naiknya antara Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu," jelasnya. ml-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru