Dipicu Faktor Musim Hujan, DKPP Kota Madiun Gencarkan Vaksinasi PMK ke Ternak Warga

surabayapagi.com
Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Jawa Timur memberikan vaksinasi PMK dan pemeriksaan kesehatan pada ternak kambing warga. SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti penularan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak kambing dan sapi yang rentan terhadap virus tersebut, saat ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Jawa Timur terus menggencarkan pemberian vaksinasi PMK lantaran dipicu kelembaban tinggi dapat mempercepat penyebaran virus.

"Langkah vaksinasi PMK ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran PMK yang berpotensi meningkat saat kondisi cuaca lembab. Pada kesempatan ini vaksinasi dilakukan di wilayah Kecamatan Manguharjo," ujar petugas Dokter Hewan DKPP Kota Madiun, drh Yeri, Minggu (08/03/2026).

Baca juga: Satlantas Polres Blitar Kota Gelar Check Point, Tes Kesehatan Awak Angkutan Umum di Terminal Patria

Menurutnya, kelembaban yang tinggi tersebut diakibatkan musim hujan, sehingga menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai. Oleh karena itu, vaksinasi dilakukan secara bertahap dan terjadwal agar seluruh ternak di wilayah Kecamatan Manguharjo mendapatkan perlindungan optimal.

Baca juga: Dinkes Madiun Temukan 13 Kasus Campak, Upaya Vaksinasi Terus Digencarkan per Awal 2026

"Vaksinasi ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kesehatan ternak sekaligus melindungi ekonomi peternak," katanya.

Lebih lanjut, tak lupa pihaknya juga terus mengimbau seluruh peternak untuk mendukung program ini dan segera melapor jika menemukan gejala PMK pada ternak. Selain vaksinasi, petugas juga memberikan edukasi kepada peternak terkait pentingnya menjaga kebersihan kandang, pembatasan lalu lintas ternak, serta deteksi dini gejala PMK.

Baca juga: Lewat Program Jemput Bola, Pemkab Banyuwangi Komitmen Layani Kesehatan Lansia di Rumah

DKPP Kota Madiun menegaskan bahwa vaksinasi merupakan salah satu strategi utama dalam membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) pada ternak. Dengan adanya perlindungan ini, diharapkan risiko penularan dapat ditekan dan kondisi ternak warga tetap sehat serta produktif sekaligus memberikan rasa aman bagi para peternak dalam menjalankan usahanya. Dan sejauh ini belum ada laporan kasus ternak PMK di Kota Madiun. md-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru