Tinjau Kualitas Pelayanan Kesehatan, Bupati Malang Pastikan Nyaman dan Responsif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Malang, Sanusi meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana kesehatan di Puskesmas Pakisaji. SP/ MLG
Bupati Malang, Sanusi meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana kesehatan di Puskesmas Pakisaji. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, Bupati Malang, Sanusi meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana kesehatan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, saat berkunjungan kerja atau sambang ke Puskesmas Pakisaji.

Pihaknya menyusuri sejumlah area pelayanan untuk melihat kondisi fisik bangunan, akses pelayanan pasien, hingga fasilitas penunjang di lingkungan puskesmas. “Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Malang untuk terus meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Bupati Malang, Kamis (28/05/2026).

Dari hasil peninjauan tersebut, beberapa langkah prioritas yang menjadi perhatian antara lain penambahan kanopi demi kenyamanan pasien dan pengunjung, renovasi akses jalan khususnya di halaman serta jalur menuju Unit Gawat Darurat (UGD), hingga pembangunan sistem drainase guna mengantisipasi genangan air di area pelayanan kesehatan.

Menurutnya, fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas memiliki peran vital sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, kenyamanan, keamanan, dan kelayakan fasilitas harus terus ditingkatkan agar pelayanan berjalan maksimal. Sehingga, pembenahan Puskesmas Pakisaji ini juga menjadi bagian dari penguatan sektor kesehatan di Kabupaten Malang secara menyeluruh.

Dengan adanya peningkatan fasilitas tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih cepat, nyaman, dan responsif, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan pemerintah daerah. ml-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…