Pastikan Mudik Aman dan Nyaman, Pemkab Pamekasan Dirikan Pos Pantau di Lima Titik

surabayapagi.com
Pos pantau mudik Lebaran 1447 Hijriah terpadu di Pamekasan, Jawa Timur. SP/ PMK

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Dalam rangka memastikan pelaksanaan mudik berlangsung dengan aman dan nyaman, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur mendirikan sebanyak lima pos pantau pada musim mudik Lebaran 1447 Hijriah kali ini. Untuk kelima pos pantau itu tersebar di sejumlah titik yang biasa dilalui jalur mudik di Kabupaten Pamekasan.

"Selain untuk memastikan pelaksanaan mudik berlangsung dengan aman dan nyaman, pendirian pos pantau ini juga untuk menyediakan fasilitas kepada para pemudik, seperti tempat istirahat dan informasi seputar arus lalu lintas di jalur mudik," ujar Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Pamekasan Ajib Abdullah, Senin (09/03/2026).

Baca juga: Wangi Kaki Ibu dan Pelukan Kampung Halaman Warnai Riswanda Berlibur di Hari Raya Idulfitri 1447 H

Lebih lanjut, Ajib menjelaskan, jika untuk kelima pos pantau mudik itu, berada di jalur selatan dan utara Pamekasan dan dari lima pos pantau itu, satu di antaranya merupakan pos koordinasi, yakni berada di pusat kota Pamekasan, yakni di sekitar area Monumen Arek Lancor, Pamekasan.

Baca juga: Pemkab Gresik Fasilitasi 750 Warga Lewat Program Mudik Gratis 2026

"Di selatan pos pantau kita dirikan di Kecamatan Tlanakan, dan Kecamatan Larangan, sedangkan di jalur utara pos pantau kami dirikan di Kecamatan Pasean. Khusus yang di Arek Lancor ini merupakan posko koordinasi dari semua pos pantau mudik yang ada di Pamekasan," katanya menambahkan.

Baca juga: Bikin Melongo! Harga Tiket Pesawat Jakarta-Surabaya Tembus Rp13 Juta Jelang Lebaran

Sementara itu, jumlah personel yang diterjunkan Dinas Perhubungan Pemkab Pamekasan untuk memantau arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah kali ini sebanyak 60 personel yang memang aktif melakukan pemantauan mudik dan balik Lebaran sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, diantaranya dari institusi lain, seperti Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan dan Palang Merah Indonesia. pm-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru