SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Bulan Suci Ramadhan menjadi berkah tersendiri bagi tukang service bedug di kawasan Ponorogo, Jawa Timur menjelang lebaran 2026. Pasalnya, di balik dentuman bedug yang menggema di masjid dan mushola, apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri, suara bedug menjadi salah satu penanda khas datangnya malam takbiran.
Sementara itu, di balik indahnya dentuman bedug tersebut, ada sosok perajin yang memastikan alat tabuh tradisional itu tetap nyaring saat dipukul. Namanya Mbah Pamujo (78), warga Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Pria kelahiran 1948 itu dikenal sebagai tukang servis bedug masjid yang setiap Ramadhan selalu kebanjiran pesanan perbaikan.
Baca juga: Mudik Gratis Perdana, Kapal Feri Siap Angkut Penumpang dari Pelabuhan Situbondo ke Madura
Dibantu anaknya, Mbah Pamujo tetap menikmati pekerjaannya. Baginya, memperbaiki bedug bukan sekadar mencari nafkah, tetapi juga menjadi cara ikut meramaikan syiar Ramadhan dan malam takbiran. "Kalau bulan puasa seperti ini pasti ada saja yang servis. Kebanyakan bedug masjid, tapi gendang atau bedug gajah-gajahan juga pernah," kata Pamujo, Senin (09/03/2026).
Mbah Pamujo menjelaskan, jika profesinya sebagai tukang servis bedug sudah dijalani sejak tahun 2008. Menurutnya, kerusakan bedug paling sering terjadi pada bagian kulit. Kulit yang terlalu tipis atau sudah lama digunakan biasanya mudah robek, apalagi jika bedug dipukul terlalu keras.
Baca juga: Selama Momentum Bulan Ramadhan, Petani Blewah Lumajang Raup Untung Belasan Juta
"Biasanya kalau kulitnya sudah tipis atau robek sedikit langsung minta diganti. Kebanyakan rusaknya karena dipukul terlalu kencang, jadi gampang sobek," ujarnya.
Sedangkan menyoal biaya perbaikan, Mbah Pamujo mematok tarif berbeda tergantung kerusakan. Jika hanya memperbaiki satu sisi bedug, biaya jasanya sekitar Rp 300 ribu. Namun, jika harus mengganti kulit bedug, biayanya bisa mencapai Rp 900 ribu termasuk pemasangan.
Baca juga: Soal Penyaluran THR ASN, Pemkot Malang Masih Tunggu Instruksi Pusat
Namun, jika pantek atau pengikat kulit bedug harus diganti, maka biaya yang ditawarkan bisa lebih mahal. Pasalnya pantek merupakan pengikat utama yang jumlahnya bisa puluhan buah dan biasanya harus diganti seluruhnya agar kekuatannya merata. Sehingga, untuk satu pantek sekitar Rp 4.500. pn-01/dsy
Editor : Redaksi