Musim Giling 2026, PG Ngadirejo Kediri Targetkan Giling Tebu 10,6 Juta Kuintal

surabayapagi.com
Ilustrasi. Antrean truk membawa tebu saat musim giling 2025 di PG Ngadirejo Kabupaten Kediri, Jawa Timur. SP/ KDR

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Memasuki musim giling Tahun 2026, Pabrik Gula Ngadirejo Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menargetkan mampu menggiling tebu sebanyak 10,6 juta kuintal yang saat ini memang sudah sudah ditetapkan dan dipersiapkan. Bahkan, pihaknya juga sudah menjalin hubungan baik dengan mitra petani sehingga saat musim giling nantinya bisa lebih maksimal.

Pasalnya, target giling tebu tahun ini, lebih tinggi ketimbang musim giling 2025 mencapai 10 juta kuintal tebu. Oleh karenanya, pihak perusahaan menyerap ribuan tenaga kerja dari Kabupaten Kediri terutama saat musim giling tiba. Hal itu karena perusahaan ingin agar bahan baku dari petani nantinya didapatkan dengan kualitas terbaik. Petani juga mendapatkan untung dan perusahaan pun juga bisa terealisasi target. 

"Pabrik gula ini juga membantu ribuan petani tebu di Kediri. Sehingga, perekonomian warga Kabupaten Kediri sangat terbantu dengan adanya PG Ngadiredjo," ujar Perusahaan menyerap ribuan tenaga kerja dari Kabupaten Kediri terutama saat musim giling tiba, Jumat (27/03/2026).

Perlu diketahui, PG Ngadiredjo Kediri mempunyai kapasitas giling 6.500 ton tebu per hari. Untuk satu musim giling 2025, PG Ngadiredjo Kediri mampu menggiling 10 juta kuintal tebu dengan realisasi hasil gula 71 ribu ton. Sementara itu, untuk target giling di 2026, PG Ngadiredjo akan menggiling tebu sebanyak 10,6 juta kuintal dengan rendemen 7,8 persen dan hasil 76 ribu ton gula.

Selain itu, dirinya juga menyebut perusahaan juga rutin melakukan aksi sosial sebagai tanggung jawab pada masyarakat sekitar. Program Corporate Social Responsibility (CSR) diprioritaskan pada warga di ring satu dekat dengan perusahaan. Kegiatan CSR yang dilakukan diantaranya pembagian paket bahan pokok, pengobatan gratis, sunatan massal, donor darah, serta pelatihan wirausaha pada pemuda di sekitar pabrik.

Lebih lanjut, perusahaan juga menggelar pasar murah yang bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri di beberapa Kecamatan. Program tersebut diharapkan bisa membantu meringankan kebutuhan masyarakat. Selain itu, pihaknya juga berharap dalam persiapan musim giling 2026 ini, bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan target baik menggiling tebu hingga rendemen. kd-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru