PKB Lamongan Gelar Muscab, Nama Ghofur dan Freddy Mencuat

Reporter : Muhajirin
Jazilul Fawaid Wakil Ketua Umum DPP PKB diapit Freddy dan Ghofur saat diwawancarai awak media. FOTO:SP/MUHAJIRIN

SURABAYAPAGI.COM Lamongan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lamongan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) 2026, yang resmi dibuka oleh Ketua DPW PKB H. Halim Iskandar, pada Sabtu malam (28/3/2026) di Grand Hotel Mahkota.

Agenda ini menjadi momentum strategis untuk menentukan arah kepemimpinan partai ke depan, hingga persiapan membawa kejayaan partai yang dilahirkan dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) ini.

Baca juga: Usai Sambangi Siswa Sekolah Rakyat di Lamongan, Mensos RI Gus Ipul Sowan ke Yai Ghofur

Dalam Muscab ini, dinamika internal mulai menghangat. Sejumlah nama mencuat sebagai kandidat kuat Ketua DPC PKB Lamongan, dengan dua figur yang paling menguat yakni Abdul Ghofur dan M. Freddy Wahyudi.

Selain keduanya, terdapat pula nama lain yang sempat disebut dalam dinamika internal, yakni Suherman, dan Jauharul Fikri (Saleho), namun peta kekuatan menunjukkan dominasi dukungan mengerucut pada Ghofur dan Freddy. 

Basis Kuat dan Rekam Jejak

Abdul Ghofur bukan nama baru di tubuh PKB Lamongan. Di bawah kepemimpinannya, PKB berhasil menjadi pemenang Pemilu Legislatif 2024 dengan raihan 12 kursi DPRD Lamongan. 

Capaian tersebut mengukuhkan posisi PKB sebagai kekuatan politik dominan di Lamongan. Ghofur juga sempat menjabat pimpinan DPRD sebelum maju dalam Pilkada 2024.

Sementara itu, M. Freddy Wahyudi juga memiliki posisi strategis. Ia kini menjabat sebagai Ketua DPRD Lamongan melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW), serta dipercaya sebagai Ketua Pelaksana Muscab 2026.

Kedua figur ini dinilai memiliki basis dukungan yang kuat, baik di struktur partai maupun jaringan akar rumput.

Baca juga: HSN PCNU, Abdul Ghofur Diminta Baca Kitab Kuning Qanun Asasi NU bersama Istrinya

Dinamika Internal dan menjalankan mekanisme partai tengah dilakukan oleh DPC PKB, namun DPP PKB belum menentukan siapa yang akan dipilih menjadi ketua pada periode 2026-2031 tersebut.

Wakil ketua umum DPP PKB Jazilul Fawaid kepada wartawan menegaskan bahwa, proses Muscab akan berjalan sesuai aturan partai, dan tetap menjunjung prinsip demokrasi internal.

"Muscab kali ini adalah untuk menjaring calon ketua, pengurus DPAC boleh mengusulkan, dan nama-nama itu yang akan digodok dan ditunjuk oleh DPP PKB," kata Jazilul Fawaid wakil Ketua Umum DPP PKB kepada wartawan.

Sebelum ditunjuk, kata pria yang juga anggota DPR RI ini, nama-nama yang diusulkan akan mengikuti 

mengikuti mekanisme yang disiapkan, untuk kemudian diverifikasi dan mengikuti tahap Uji Kelayakan dan Kepatuhan (UKK) di tingkat DPW dan DPP. 

Baca juga: Bukan ke Petahana, AHY Serahkan Rekomendasi Demokrat ke Abdul Ghofur-Firosya Shalati

Dari nama yang ada kata Jazilul, dua nama Ghofur dan Freddy yang mencuat. "Nama Ghofur dan Freddy yang mencuat, meski tadi saya juga dengar ada nama lainya, "terangnya.

Arah Baru dan Tantangan Politik

Muscab 2026 tidak hanya soal pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi dan regenerasi kader. PKB Lamongan menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif pada Pemilu mendatang dari 12 menjadi 19 kursi.

Dengan menguatnya nama Ghofur dan Freddy, publik kini menanti arah keputusan DPP PKB yang akan menentukan siapa figur yang mendapat mandat memimpin PKB Lamongan ke depan.jir

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru