Bupati Lamongan Raih Penghargaan Top Pembina BUMD BUMD 2026

Reporter : Muhajirin
Bupati beserta jajaran Dirut PD BPR Bank Daerah berpose dengan membawa penghargaan. SP/ MUHAJIRIN

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui capaian kinerja pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi berhasil meraih penghargaan Top Pembina BUMD 2026 dalam ajang Top BUMD Award 2026.

Penghargaan ini menjadi wujud nyata peran strategis Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendorong peningkatan kinerja, tata kelola, serta daya saing BUMD secara berkelanjutan. 

Baca juga: Sebanyak 285 Peserta Ikuti Lomba MTQ Tingkat Kabupaten

Terlebih, diperolehnya penghargaan tersebut karena Kabupaten Lamongan memenuhi beberapa aspek yang ditetapkan. Diantaranya adalah kinerja perusahaan, inovasi, tata kelola yang baik, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lamongan dan BUMD. Kami terus berkomitmen melakukan pembinaan yang berkelanjutan agar BUMD mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes, Rabu (15/04/2026).

Baca juga: Lewat Program Jamula, Pemkab Lamongan Targetkan Tingkat Kemantapan Jalan 63,55 Persen

Pada ajang tersebut, PT. BPR Bank Daerah Lamongan juga berhasil meraih penghargaan Bintang 4 Top BUMD 2026, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja perusahaan yang unggul dan berkelanjutan. Selain itu, Direktur Utama Rahmawati juga turut dianugerahi penghargaan Top CEO 2026 atas kepemimpinannya dalam meningkatkan daya saing perusahaan.

Ditekankan oleh orang nomor satu di Kota Soto, capaian ini tidak terlepas dari konsistensi Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam meningkatkan kinerja dan tata kelola BUMD yang profesional, transparan, dan akuntabel, melakukan pembinaan secara berkelanjutan terhadap seluruh BUMD, mendorong inovasi dan penguatan daya saing usaha daerah, membangun sinergi antara pemerintah daerah dan BUMD dalam mendukung pembangunan ekonomi.

Baca juga: Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Selanjutnya, Pak Yes menegaskan bahwa keberhasilan ini semakin memperkuat komitmen Pemkab Lamongan dalam menjadikan BUMD sebagai pilar utama penggerak ekonomi daerah. Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk terus memperkuat reformasi BUMD agar semakin adaptif, inovatif, dan mampu mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat. jir

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru