Kemenhaj Kota Malang Catat Lima CJH Batal Berangkat Menuju Tanah Suci

surabayapagi.com
Ilustrasi. Momen keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) di Kota Malang menuju Tanah Suci. SP/ MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota setempat mencatat sebanyak lima calon jemaah haji (CJH) asal wilayah setempat batal berangkat ke Tanah Suci, karena meninggal dunia dan mengalami sakit. Sehingga, bagi CJH yang akan segera berangkat dihimbau untuk agar senantiasa menjaga kesehatan, sehingga bisa menjalankan ibadah dengan lancar.

"Ada lima orang yang tidak berangkat, tiga orang meninggal dunia dan dua orang sakit," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenhaj Kota Malang Elis Mufida, Jumat (24/04/2026).

Baca juga: Per Hari, Perajin Gelang Identitas Layani Ribuan CJH di Asrama Haji Surabaya

Dia menjelaskan bagi jamaah calon haji yang tidak berangkat karena meninggal dunia telah diganti oleh cadangan. Sedangkan bagi calon haji yang mengalami sakit telah dilaporkan kondisinya melalui sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu (Siskohat) untuk dinyatakan ditunda keberangkatannya.

Baca juga: Dukung Pelaksanaan Haji 2026, Pemkab Gresik Sediakan Obat dan Kursi roda bagi CJH

Dengan begitu, jumlah jamaah calon haji asal Kota Malang bisa tetap sama dengan data manifes awal yang telah disusun. "Sehingga, kuotanya kembali ke 1.201 calon haji sekarang ini. Bagi yang sakit tidak bisa proses penggantian, karena kalau sudah masuk ke asrama haji (Surabaya) kan tidak bisa dibatalkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Elis menyampaikan untuk jamaah calon haji yang diberangkatkan hari ini berasal dari dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 10 sebanyak 43 orang dan kloter 11 sebanyak 475 orang. Setelah tiba di Embarkasi Surabaya, mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kesiapan terbang ke Arab Saudi. Sedangkan pada musim haji 2026, terdapat tujuh kloter dari Kota Malang. 

Baca juga: Percepat Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau, Pemkot Malang Bakal Targetkan 30 Persen

Dari ribuan calon haji terdapat satu calon haji tertua berusia 96 tahun dan dua orang lainnya berstatus sebagai calon haji termuda dengan usia 16 tahun. Namun diketahui, sebanyak 13 calon haji telah terlebih dahulu diberangkatkan ke Asrama Haji Surabaya dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang. "Berangkatnya subuh bersamaan dengan jamaah dari Kota Batu. Kloter terakhir dari Kota Malang berangkat 20 Mei 2026, jumlahnya dua calon haji," ujarnya. ml-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru