Siap Fasilitasi Penerimaan Murid Baru, Pemkot Malang Masih Tunggu Juknis Sekolah Rakyat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Donny Sandito. SP/ MLG
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Donny Sandito. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti mekanisme penerimaan murid baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 dari Kementerian Sosial (Kemensos), saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) tersebut. Meski demikian, pihaknya mengaku sudah siap untuk memfasilitasi penerimaan murid baru Tahun Ajaran 2026/2027.

"Memang sudah ada beberapa wali murid yang menanyakan dan ada yang memberikan nomor telepon ke petugas kami, tapi kami juga masih menunggu Juknisnya dari Kemensos," ujar Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang Donny Sandito, Kamis (21/05/2026).

Menurutnya, secara umum, petunjuk teknis itu berisikan ketentuan mengenai jumlah murid dan rombongan belajar di Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2026/2027. Namun, Dinsos-P3AP2KB juga belum mengetahui kapan pendaftaran murid baru Sekolah Rakyat dibuka. "Kalau sudah ada penetapan nanti baru dibuka pendaftarannya," ucapnya.

Meski demikian, melihat animo yang baik terhadap Sekolah Rakyat, Donny menyatakan sembari menunggu terbitnya ketentuan Kemensos, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) saat ini mulai memetakan jumlah anak yang berpotensi menjadi pelajar baru jenjang SMP dan SMA melalui program pendidikan itu.

Pemetaan tersebut mengacu pada data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN). Sasarannya adalah anak yang akan lulus dari jenjang pendidikan SD maupun SMP dan berasal dari keluarga di desil 1 dan 2. Di Kota Malang terdapat dua fasilitas Sekolah Rakyat, yakni di Gedung Politeknik Kota Malang (Poltekom) untuk jenjang SMP dan di Jalan Kawi untuk jenjang SMA. 

Dan saat ditanya mengenai penambahan jenjang SD di Sekolah Rakyat Kota Malang, ia menyebut masih belum dilaksanakan untuk tahun ini. "Iya belum, karena mungkin kesulitannya ada di (izin) orang tua," kata dia. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19…

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…