SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti Jembatan Junjung yang berada di Desa Junjung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menyebutkan akan segera mengerjakan dan menargetkan proses rehabilitasi atau pembangunan kembali Jembatan tersebut.
Diketahui, Jembatan Junjung tersebut telah dilelang dengan nilai pekerjaan Rp7,5 miliar, akan ditargetkan rampung pada Desember 2026. Dan saat ini, proses lelang proyek telah selesai dan saat ini tinggal menunggu kelengkapan administrasi dari pemenang lelang sebelum penandatanganan kontrak kerja.
Baca juga: Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen
“Kami masih menunggu pemenang lelang menyerahkan jaminan pelaksanaan sebesar lima persen dari nilai kontrak sebelum dilakukan penandatanganan,” ujar Plt Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung Ahmad Rifai Sodik, Senin (27/04/2026).
Baca juga: Tulungagung Catat Tren Positif, Realisasi PAD Program Parkir Berlangganan Capai 21 Persen
Pihaknya juga menjelaskan jika nilai kontrak pekerjaan mencapai sekitar Rp7,1 miliar, dengan rencana pembangunan ulang jembatan menggunakan konstruksi balok gerber yang dinilai lebih kuat dan tahan lama.
Sedangkan untuk pengerjaan proyek dijadwalkan mulai Mei 2026 dengan durasi sekitar tujuh bulan. Selain Jembatan Junjung, Pemkab Tulungagung juga menjadwalkan perbaikan jembatan di Kecamatan Pakel dengan anggaran sekitar Rp900 juta. Untuk proyek di Pakel diperkirakan memiliki durasi pengerjaan lebih singkat, yakni sekitar empat bulan, karena skala pekerjaan lebih kecil.
Baca juga: Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP
“Target pengerjaan tujuh bulan, sehingga diharapkan selesai pada Desember 2026 dan dapat difungsikan kembali secara optimal. Total ada dua proyek perbaikan jembatan tahun ini, yakni di Junjung dan Pakel,” jelasnya. tl-01/dsy
Editor : Redaksi