SurabayaPagi, Surabaya – Frank & co. melanjutkan rangkaian perayaan ulang tahun ke-30 melalui sebuah pameran imersif bertajuk “30 Years of Real Love: Frankly That’s Love” yang digelar di Tunjungan Plaza 3 pada 7–17 Mei 2026.
Pameran ini menjadi kelanjutan dari perayaan sebelumnya yang sukses digelar di Gedung Bersejarah A.A. Maramis, Jakarta.
Baca juga: Kolaborasi Frank & co. dan Maudy Ayunda Bersinar di Sundance Film Festival 2026
Di Surabaya, konsep exhibition dirancang untuk menghadirkan pengalaman mendalam mengenai perjalanan berlian sekaligus makna cinta yang diusung brand tersebut selama tiga dekade.
Sejak berdiri pada 1996, Frank & co. dikenal menghadirkan standar internasional dalam craftsmanship perhiasan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai The Residence of F Colour and VVS Clarity Diamond Jewellery.
Brand ini juga telah menjadi bagian dari perjalanan cinta banyak pasangan di Indonesia melalui karya yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga emosional.
General Manager Frank & co., Rolly Soesanto, mengatakan bahwa 30 tahun perjalanan ini menjadi bukti konsistensi dalam menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus menghadirkan inovasi.
“Exhibition di Surabaya ini menjadi bab penting dalam perjalanan kami, sebuah living legacy yang membawa semangat warisan dan inovasi berlian alami untuk dialami langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Mengusung tema “When You Know, You Know”, Frank & co. ingin menegaskan bahwa cinta sejati tidak membutuhkan validasi, melainkan hadir secara naluriah dan penuh kepastian.
Filosofi ini disandingkan dengan karakter berlian alami yang terbentuk selama miliaran tahun dan memiliki keaslian yang dapat langsung dirasakan.
Dalam pameran ini, pengunjung diajak memahami proses terbentuknya berlian, mulai dari karbon mentah hingga menjadi perhiasan bernilai tinggi.
Baca juga: Sambut 30 Tahun Berkarya, Frank & co. Hadirkan Wajah Baru Gerai di Pakuwon Mall Surabaya
Konsep storytelling dan pengalaman sensorik dihadirkan untuk memperkuat koneksi emosional antara brand dan pengunjung.
Sejumlah koleksi ikonik turut ditampilkan, di antaranya Frank Fire sebagai puncak kecemerlangan berlian alami, serta Love Poetry Collection hasil kolaborasi dengan Monica Ivena yang menghadirkan narasi artistik tentang cinta.
Selain itu, terdapat See the Light Collection yang dikembangkan bersama Maudy Ayunda sebagai refleksi feminitas modern.
Tak hanya itu, koleksi arsip seperti Palma, Marquise Flower, Flutter, dan Nalaia juga dihadirkan kembali sebagai simbol perjalanan dan legacy brand selama 30 tahun.
Melalui exhibition ini, Frank & co. menegaskan komitmennya dalam menghadirkan lebih dari sekadar perhiasan, tetapi juga nilai, makna, dan cerita yang relevan lintas generasi.
Baca juga: Frank & Co. Hadir di Surabaya: Perpaduan Keindahan Berlian dan Layanan Eksklusif
Brand ini juga dikenal sebagai pelopor dalam edukasi kualitas berlian melalui konsep 4C serta transparansi produk.
Salah satu unggulan yang ditampilkan adalah Frank Fire, signature branded diamond yang hanya mencakup sekitar 1 persen dari Triple Excellent Diamond di dunia.
Berlian ini melalui proses kurasi ketat dengan 12 parameter evaluasi, dilengkapi sertifikasi ganda dari Gemological Institute of America (GIA) dan Sarine Technologies, serta identitas eksklusif berupa laser inscription.
Dengan pendekatan tersebut, Frank & co. menegaskan posisinya sebagai brand perhiasan yang tidak hanya mengedepankan kualitas, tetapi juga menghadirkan simbol cinta yang abadi dan bermakna.
Editor : Redaksi