SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Serangan hama tikus di kawasan Lumajang, Jawa Timur mengakibatkan sejumlah petani meringis. Pasalnya, imbas hama tikus tersebut, sejumlah tanaman seperti jagung, padi, tomat, hingga cabai besar rusak akibat serangan hama tersebut. Bahkan, beberapa petani mengeluhkan ancaman gagal panen karena tanaman yang sebelumnya tumbuh baik, kini rusak parah dimakan tikus.
Salah satunya dialami Darmawan, petani asal Desa Kedungrejo. di lahan seluas 1.000 meter persegi miliknya, seluruh tanaman jagung habis diserang tikus. Padahal, biaya untuk benih, pupuk, hingga tenaga kerja sudah terlanjur dikeluarkan. Padahal, tanaman jagung miliknya sudah memasuki masa panen, namun kini rusak hingga hanya menyisakan bonggol.
Baca juga: Masuk Status Siaga, Gunung Semeru Kembali Erupsi 27 Kali Selama 6 Jam
"Jagungnya dimakan tikus. Luasnya seribu meter. Jagungnya gagal panen. Benihnya mahal, petani merugi," kata Darmawan, Minggu (10/05/2026).
Baca juga: Khusus Desil 1-4, 144.540 Keluarga di Lumajang Terima Bantuan Pangan Beras
Lebih lanjut, menurut para petani, serangan hama tikus tidak hanya menyerang tanaman jagung. Komoditas lain seperti padi, tomat, dan cabai besar juga ikut terdampak dengan total luas lahan yang terserang mencapai sekitar 3 hektare. "Serangan hama tikus di sini merata semua tanaman jagung, cabai besar, padi," ujar petani lainnya, Rosyid.
Baca juga: Musim Kemarau, DKPP Lumajang Fasilitasi Kebutuhan Petani Hortikultura
Sehingga, untuk mengantisipasi serangan hama tikus yang semakin meluas, petani memasang pagar plastik di tepi sawah agar tikus tidak masuk ke area tanaman. Sementara untuk tanaman jagung, petani membungkus tongkol jagung menggunakan plastik agar tidak dimakan hama tikus. lj-01/dsy
Editor : Redaksi