Perkuat Akses Pendidikan, Pembangunan Sekolah Rakyat di Ponorogo Mulai Oktober 2026

surabayapagi.com
Sejumlah murid Sekolah Rakyat (SR) mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang kelas sementara di Ponorogo. SP/ PNG

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, menargetkan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat (SR) mulai dikerjakan pada Oktober 2026. Dimana, saat ini pemerintah daerah tengah menuntaskan sejumlah tahapan persiapan, mulai penyelesaian detail engineering design (DED), koordinasi teknis hingga pematangan lahan.

“Perizinan peruntukan lahan sudah selesai, tata ruang juga siap. Saat ini tinggal koordinasi DED dan persiapan pematangan lahan,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo Agus Sugiarto, Selasa (12/05/2026).

Baca juga: Kran Lelang Dibuka, Dinkes Ponorogo Gas Obral Dua Paket Senilai Rp 6,57 M 

Sementara itu, terkait gedung permanen SR akan dibangun di kawasan Jurang Gandul, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, tepatnya di selatan Sirkuit Ban Bunder. Dimana, lahan tersebut sebelumnya berstatus lahan sawah dilindungi (LSD) dan kini telah mengantongi izin perubahan peruntukan dari Kementerian ATR/BPN sejak Februari 2026.

Baca juga: Daya Jual di Pasaran Tinggi, Peternak di Ponorogo Kembangkan Budidaya Ayam Sengkuni

Lebih lanjut, pembangunan SR menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam memperluas layanan pendidikan, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Saat ini status lahan masih dalam skema pinjam pakai sembari menunggu keputusan final terkait status aset, apakah nantinya menjadi aset pemerintah daerah atau dihibahkan kepada pemerintah pusat. Dan nantinya, kesiapan pihak sekolah menempati gedung permanen apabila pembangunan telah rampung.

“Pemerintah daerah sangat mendukung keberadaan Sekolah Rakyat di Ponorogo. Kami siap pindah jika gedung permanen selesai dibangun,” ujar Kepala Sekolah SR Terintegrasi 5 Ponorogo Devit Tri Candrawati.

Baca juga: RSUD Dr Harjono Ponorogo Buka Poliklinik Eksekutif, Layanan Tanpa Antre bagi Pasien Umum

Diketahui, hingga kini, pemerintah telah menargetkan pembangunan selesai pada tahun ajaran baru 2027. Nantinya fasilitas pendidikan tersebut dilengkapi ruang kelas, asrama, hingga sarana penunjang lain untuk mendukung sembilan rombongan belajar dengan kapasitas sekitar 100 siswa di setiap jenjang. pn-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru