SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, yang menyebut jika penyebab cuaca ekstrem yang berubah-ubah di Kota Surabaya yakni panas terik saat siang hari hingga hujan deras saat malam hari dipicu fenomena gangguan atmosfer Rossby yang terjadi di wilayah Jawa.
Pasalnya, meski memasuki musim kemarau yang terik, namun saat malam hari maupun pagi atau siang pun kadang-kadang masih terjadi fenomena hujan mengguyur wilayah Surabaya dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir dan dampak fenomena ini diperkirakan terjadi hingga beberapa hari ke depan.
Baca juga: Cuaca Ekstrem hingga 10 Hari tak Melaut, Nelayan Sidoarjo: Minim Tangkapan Ikan
Oleh karena itu, masyarakat diimbau lebih waspada. Terutama terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba. "Gangguan Rossby ini diprakirakan terjadi hingga 3 hari ke depan. Imbauan kepada masyarakat, waspadai perubahan cuaca mendadak, biasanya akan disertai angin kencang dan sambaran petir," jelas Prakirawan BMKG Juanda Rendy Irawadi, Minggu (17/05/2026).
Baca juga: Harga Ikan di Pasar Pabean Surabaya Alami Kenaikan Imbas Cuaca Esktrem Wilayah Perairan
Perlu diketahui, Gelombang Rossby dapat mempengaruhi perkembangan dan intensitas peristiwa cuaca ekstrem dengan memodulasi aliran jet dan pola sirkulasi atmosfer , yang menyebabkan fenomena seperti gelombang panas, gelombang dingin, kekeringan, banjir, dan badai.
Baca juga: Diduga Dipicu Cuaca Ekstrem, Ribuan Ikan di Ranu Klakah Lumajang Mati Massal
Sementara itu, berdasarkan informasi, awal musim kemarau di Surabaya diperkirakan terjadi pada dasarian III Mei 2026. Meski begitu, beberapa wilayah di Surabaya seperti Surabaya barat disebut lebih dulu memasuki awal musim kemarau tahun ini pada dasarian II Mei 2026. sb-05/dsy
Editor : Redaksi