Awali Kampanye Terbuka, Panitia Pilkades Desa Janti Gelar Penyampaian Visi Misi Cakades

Reporter : Juma'in Koresponden Sidoarjo
Dua cakades  Janti, Piryantono dan Sutikno Erifin, saat foto bersama ketua panitia pilkades, H. Edi Masrukin, ketua BPD, Sigit Purnomo, dan Pj. Kades Janti, Tumari. SP/JUMAIN

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo -  Kampanye terbuka perdana untuk calon kepala desa (cakades) di Desa Janti Kecamatan Tarik, Sidoarjo ditandai dengan penyampaian visi misi yang digelar di pendopo kantor desa setempat, Senin (18/5/2026) malam kemarin. Momen kampanye terbuka ini dijadwalkan hingga hari Rabu tanggal 20 Mei 2026. 

Kegiatan ini menjadi penting guna mengeksplorasi latar belakang serta program-program cakades yang bertanding memperebutkan kepemimpinan tertinggi di tingkat desa.

Baca juga: Warga Antusias Cek Kesehatan  Gratis Puskesmas Porong di Arena CFD

Penyampaian visi misi bagi mereka yang menginginkan perubahan pasti menjadi hal krusial sebelum menentukan cakades pilihannya. Hal ini juga menjadi harapan agar masyarakat menjadi pemilih yang cerdas dengan menjatuhkan hatinya pada mereka yang benar-benar punya niat besar untuk membangun desanya.

Camat Tarik, H. Muhamad Rofiq, S, Sos, menjelaskan bahwa, proses kampanye berupa penyampaian visi misi memang menjadi awal diperbolehkannya kampanye terbuka. Pada kesempatan itu, masing-masing calon  mendapat hak dan kesempatan yang sama untuk menyampaikan visi-misinya.

Secara teknis, Rofiq,  menyebut, proses penyampaian visi-misi dari masing-masing cakades sepenuhnya diserahkan kepada panitia pemilihan kepala desa (pilkades). Dalam kesempatan tersebut, kedua cakades akan diberi kesempatan dan waktu yang sama.

Tak hanya itu, apakah dalam penyampaian visi misi nanti akan ada proses tanya jawab atau tidak, keputusannya juga ada pada panitia pilkades.  “Teknis penyampaian visi-misi itu diatur oleh panitia pilkades masing-masing,” katanya.

Baca juga: Penandatanganan Deklarasi Damai Pilkades Serentak, Bupati Sidoarjo Tegaskan Pilkades Harus Berlangsung Damai

Sementara itu, H. Edi Masrukin, selaku ketua panitia pilkades Desa Janti  menyebut bahwa, tahapan penyampaian visi misi di desanya sudah dijadwal sesuai tahapan. Menurutnya, penyampaian visi misi dilakukan oleh cakades secara bergantian. Begitu penyampaiannya selesai, acara akan langsung selesai.

“Prosesnya hanya penyampaian visi-misi, tidak ada Tanya jawab. Jadi. setelah visi-misi selesai disampaikan, acara selesai,” jelasnya.

Dari pantauan Surabaya Pagi dilapangan, panita pilkades memberikan durasi waktu 30 menit kepada masing-masing cakades, yakni Piryantono, nomer urut 1, dan Sutikno Erifin, nomer urut 2 untuk menyampaikan visi misinya yang bertujuan memajukan desa.

Baca juga: Lantik Eko Wahyu Cahyono Jabat Pj Kades Kedungsugo, Camat Prambon Minta Sukseskan Pilkades

Sementara itu, tidak adanya proses tanya jawab dalam penyampaian visi mini ini hampir merata di lakukan oleh seluruh panitia pilkades yang ada di Sidoarjo. 

Selain itu, tidak adanya sesi tanya jawab juga untuk meminimalisasi kemungkinan pembunuhan karakter yang menyerang pribadi calon. Namun demikian, jika ada desa yang menerapkan sesi tanya jawab juga sah-sah saja. Bergantung kepada teknis yang diatur panitia pilkades. jum

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru