Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Khofifah Tekankan Peran ASN Adaptif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong aparatur sipil negara (ASN) menjadi pemimpin strategis yang adaptif, tangguh, dan inovatif dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.

Hal itu disampaikan saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XI Tahun 2026 yang dirangkai dengan penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan III Angkatan 59, 60, dan 61 di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Timur, Surabaya, Selasa (19/5).

Sebanyak 52 peserta mengikuti PKN II Angkatan XI, sementara Latsar CPNS diikuti 127 peserta.

Khofifah menegaskan, ASN tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak perubahan di birokrasi.

“ASN harus menjadi strategic leader yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kepemimpinan adaptif ditandai dengan kemampuan berpikir terbuka, responsif terhadap perubahan, serta mampu menerjemahkan tantangan menjadi peluang.

Ia juga menekankan pentingnya budaya belajar berkelanjutan bagi ASN agar mampu mengikuti perkembangan zaman.

“Setiap tantangan pasti ada peluang. ASN harus terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menilai tema kepemimpinan adaptif dalam penguatan ketahanan pangan relevan dengan kondisi global saat ini yang diwarnai ketegangan geopolitik, perubahan iklim, hingga ancaman krisis pangan.

Ia menyebut, birokrasi harus bergerak lebih adaptif dan berbasis inovasi untuk menjawab berbagai tantangan tersebut.

Di tengah kondisi global tersebut, Khofifah mengungkapkan bahwa ekonomi Jawa Timur tetap menunjukkan kinerja positif. Pada triwulan I 2026, ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,96 persen (year-on-year), tertinggi di Pulau Jawa dan melampaui rata-rata nasional.

Selain itu, Jawa Timur juga tercatat sebagai provinsi dengan produksi padi dan beras tertinggi nasional pada 2025, masing-masing mencapai 10,57 juta ton gabah kering giling (GKG) dan sekitar 6,1 juta ton beras.

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kepemimpinan yang adaptif dan kolaboratif dalam menghadapi perubahan teknologi, iklim, dan tantangan global.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga terus memperkuat ketahanan pangan melalui berbagai langkah, seperti percepatan masa tanam, optimalisasi sumber air, rehabilitasi irigasi, hingga operasi modifikasi cuaca.

Selain itu, penguatan sektor logistik dan perdagangan dilakukan melalui pengembangan Jatim Hub dan instalasi karantina terpadu.

“Birokrasi harus mampu menghadirkan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Administrasi Negara Muhammad Taufiq menekankan pentingnya kemampuan adaptif ASN melalui proses pembelajaran berkelanjutan.

“Adaptif kuncinya adalah belajar, agar birokrasi mampu menyesuaikan diri bahkan menjadi pengarah perubahan,” ujarnya.

Berita Terbaru

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan di Perumahan Pondok Mutiara, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, memicu sorotan tajam publik. P…

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Buduran antusias mengikuti program pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang digelar Dinas Koperasi dan…

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan penyandang distabilitas atau difabel Kota Mojokerto mengikuti pelatihan olahan menu kafe di Gedung PLUT, Kota Mojokerto,…