SurabayaPagi, Sidoarjo - PT PLN (Persero) Group Jawa Timur bersama Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur memperkuat kolaborasi sinergis dalam menghadirkan Omah Terapi-KU, layanan terapi yang inklusif, profesional, dan berkelanjutan bagi anak-anak serta kelompok rentan.
Peresmian program ini berlangsung di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) Sidoarjo sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pelayanan sosial di Jawa Timur.
Baca juga: Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Khofifah Tekankan Peran ASN Adaptif
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa Omah Terapi-KU merupakan hasil kolaborasi antara PLN dan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan layanan terapi gratis bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan secara berkelanjutan.
“Program ini merupakan kolaborasi antara PT PLN (Persero) dengan Dinsos Provinsi Jawa Timur dan bisa menjadi layanan terapi gratis bagi anak-anak maupun orang dewasa yang mengalami gangguan tumbuh kembang dan membutuhkan pendampingan terapi secara berkelanjutan,” ujar Khofifah.
Melalui kolaborasi tersebut, PLN Group Jawa Timur memberikan dukungan terhadap pengembangan fasilitas layanan terapi, mulai dari rehabilitasi dan penataan gedung, pengecatan, pembangunan kanopi, penataan area layanan, penyediaan fasilitas pendukung kenyamanan, sarana administrasi, hingga fasilitas penunjang terapi lainnya.
Dukungan ini diharapkan dapat menciptakan ruang layanan yang lebih layak, nyaman, dan ramah bagi penerima manfaat.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dra. Restu Novi Widiani, M.M, menyampaikan bahwa Omah Terapi-KU hadir untuk menjawab kebutuhan layanan tumbuh kembang anak, khususnya bagi penerima manfaat dalam pengasuhan lembaga sosial serta kelompok rentan lainnya.
Baca juga: Jalin Sinergi Bersama Peda dan Stakeholder, PLN Jatim Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Pada tahap awal, layanan ini dikembangkan di tiga lokasi, yaitu UPT PPSAB Sidoarjo, UPT Balai Pelayanan Sosial PMKS Sidoarjo, dan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang, dengan layanan meliputi fisioterapi, terapi okupasi, terapi wicara, terapi sensori integrasi, terapi snoezelen, hingga pelayanan psikologis.
“Dengan adanya Omah Terapi-KU, pelayanan terapi dapat dilakukan lebih optimal karena didukung tenaga profesional serta sarana dan prasarana yang sesuai standar pelayanan. Kehadiran layanan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk hadir langsung di tengah masyarakat,” ujar Restu.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan bahwa keterlibatan PLN dalam program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
PLN tidak hanya berperan dalam menyediakan listrik yang andal, tetapi juga turut mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi di bidang sosial, kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan.
Baca juga: Temui Dubes Yaman, Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Dagang
“PLN memiliki amanah bukan hanya memastikan listrik hadir untuk masyarakat, tetapi juga mendukung kesejahteraan warga. Hari ini, kami ingin memastikan cahaya hadir hingga ke relung hati masyarakat, tidak hanya dalam bentuk listrik, tetapi juga terang pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan kesejahteraan,” ujar Ahmad Mustaqir.
Melalui kolaborasi sinergis ini, Omah Terapi-KU diharapkan mampu menjadi pusat layanan terapi yang mudah diakses, inklusif, profesional, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Jawa Timur.
PLN Group Jawa Timur berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan program sosial kemasyarakatan yang berkelanjutan.
Editor : Redaksi