SurabayaPagi, Bojonegoro – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan harga bahan pokok di Pasar Banjarejo, Kabupaten Bojonegoro, relatif stabil menjelang Hari Raya Iduladha.
Hal itu disampaikan saat meninjau langsung kondisi pasar dan berdialog dengan pedagang, Senin (25/5). Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat di tengah peningkatan kebutuhan jelang hari besar keagamaan.
Baca juga: Kemiskinan Ekstrem Turun, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen
“Menjelang hari besar seperti Iduladha biasanya terjadi peningkatan permintaan. Karena itu kami turun langsung untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali,” ujar Khofifah.
Dari hasil pemantauan, sejumlah komoditas tercatat stabil. Beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual Rp62.500, sementara Minyakita berada di harga Rp15.700 per liter sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Untuk komoditas hortikultura, harga cabai rawit berkisar Rp60 ribu hingga Rp65 ribu per kilogram, cabai merah sekitar Rp20 ribu per kilogram, serta bawang putih antara Rp24 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.
Namun, harga bawang merah mengalami kenaikan dari sekitar Rp33 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram.
Baca juga: Jelang Idul Adha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Guna Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli Warga
Sementara itu, harga telur ayam ras berada di kisaran Rp26 ribu per kilogram, lebih rendah dibandingkan periode menjelang Idulfitri. Harga daging ayam juga tercatat turun menjadi sekitar Rp33 ribu per kilogram atau di bawah HET.
Adapun harga daging sapi mengalami kenaikan tipis, dari Rp120 ribu menjadi Rp125 ribu per kilogram.
Khofifah menilai stabilnya harga dan ketersediaan pasokan menunjukkan daya beli masyarakat masih terjaga.
Baca juga: Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula
“Pembeli di pasar juga cukup ramai, ini menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan baik,” katanya.
Salah satu pedagang, Pini, menyebut kondisi harga di Pasar Banjarejo relatif normal dengan aktivitas jual beli yang meningkat menjelang Iduladha.
“Harga di sini masih stabil, bahkan ayam turun dari Rp35 ribu menjadi Rp33 ribu per kilogram,” ujarnya.
Editor : Redaksi