SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti proses perbaikan yang dilakukan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), jembatan Gondang 1 di ruas jalan nasional Tulungagung-Trenggalek akhirnya ditutup total selama enam bulan. Dimana, penutupan jembatan Gondang 1 di Desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang, Tulungagung dimulai 2 Juni hingga 11 Desember 2026.
"Dengan dimulainya pengerjaan pembangunan jembatan baru, maka mulai hari ini akses yang melalui jembatan Gondang 1 ditutup total," jelas Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Taufik Nabila, Rabu (03/06/2026).
Sementara itu, pengawas lapangan proyek Jembatan Gondang 1, BBPJN Jatim-Bali, Osky Ardianto, mengatakan pembangunan sengaja dilakukan karena dari hasil kajian teknis konstruksi jembatan mulai mengalami kerusakan pada struktur bawah.
"Kami sudah melakukan kajian dua tahun terakhir, jembatan ini masuk kategori merah. Kemudian dari sisi usia jembatan juga sudah tua, lebih dari 40 tahun. Sudah ada retakan di bawah," kata Osky.
Menurutnya model jembatan yang baru memiliki desain yang hampir sama dengan bangunan lama. Namun, seluruh konstruksinya diganti dengan yang baru yang akan dipasang strauss pile. Sehingga, pihaknya menyiapkan jalur alternatif yang dinilai masih memadai untuk menampung pergerakan kendaraan harian.
Untuk rute pertama melalui Simpang Tiga Gondang menuju Simpang Tiga Jetakan. Jalur kedua melalui Simpang Tiga Mojoarum menuju Simpang Tiga Jetakan. Jalur ketiga melalui Simpang Tiga Malasan, Kecamatan Durenan, Trenggalek, menuju Simpang Empat Desa Gempolan, Kecamatan Pakel. Meski demikian, jalur-jalur alternatif tersebut tidak diperuntukkan bagi kendaraan berat.
Namun, kondisi tersebut diperkirakan akan berangsur normal setelah masyarakat memahami pola rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama proyek berlangsung. Perlu diketahui, untuk proses pembangunan yang akan menelan anggaran Rp9,2 miliar tersebut ditargetkan akan tuntas pada akhir November 2026. tl-02/dsy
Editor : Redaksi