Musim Penyakit Pancaroba, Dinkes Madiun Imbau Tingkatkan Kesiapsiagaan

surabayapagi.com
Dinas Kesehatan Madiun menggelar pemeriksaan penularan penyakit musiman pancaroba di salah satu rumah sakit setempat. SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melihat maraknya potensi peningkatan penularan penyakit musiman, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ispa) dan influenza, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat meminta masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak kesehatan saat pancaroba ke musim kemarau yang sering muncul saat pancaroba karena cuaca tidak menentu.

Pihaknya juga telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh puskesmas untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak kesehatan saat pancaroba ke musim kemarau. Pasalnya, musim kemarau yang mulai melanda Kabupaten Madiun dengan suhu udara mencapai 34 derajat Celsius memicu meningkatnya risiko penyakit saluran pernapasan.

Baca juga: Cegah Kanker Serviks, Pemkot Mojokerto Libatkan Organisasi Wanita dalam Gerakan Skrining IVA

"Kami sudah mengantisipasi penyakit-penyakit yang berpotensi muncul akibat musim kemarau. Surat edaran telah kami kirimkan kepada seluruh puskesmas untuk mewaspadai penyakit musiman pancaroba, seperti influenza, ispa, pneumonia, diare, bahkan DBD," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun Agung Dodik Pujiyanto, Kamis (04/06/2026).

Baca juga: Unik! Praktisi Akupuntur di Pacitan Obati Pasien Pakai Tanduk Kerbau

Oleh karenanya, Dinkes Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat agar mengurangi risiko tertular penyakit saluran pernapasan. Bagi warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker untuk menghindari paparan debu serta memperbanyak konsumsi air putih agar tidak mengalami dehidrasi akibat cuaca panas. Selain itu, petugas kesehatan di puskesmas, puskesmas pembantu, dan polindes diminta aktif memantau kemungkinan peningkatan kasus penyakit yang berkaitan dengan pancaroba ke musim kemarau. 

Baca juga: Tinjau Kualitas Pelayanan Kesehatan, Bupati Malang Pastikan Nyaman dan Responsif

Selain itu, Dinkes Kabupaten Madiun juga tetap meminta masyarakat tidak lengah karena cuaca panas dan kondisi lingkungan yang berdebu selama musim kemarau berpotensi memicu gangguan kesehatan, terutama pada kelompok rentan seperti balita dan lansia. md-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru