SURABAYA PAGI, Ponorogo-Mimpi ratusan ribu masyarakat Ponorogo untuk mendapatkan jalan yang layak nampaknya akan segera terwujud dalam waktu dekat.
Hal ini terbukti dengan mulai dilelangnya sejumlah pekerjaan fisik perbaikan jalan di Ponorogo jelang berakhirnya bulan Mei ini.
Baca juga: Ungkap Korupsi TP DPRD Ponorogo, Jaksa Periksa Sekwan Dan Sita Dokumen BPPKAD
Dari informasi yang dihimpun melalui website resmi inaproc, tercatat 4 lelang proyek jalan senilai Rp 29,7 miliar resmi dibuka secara umum dengan dateline akhir pendaftaran lelang hari ini. Selasa (03/06/2026).
4 lelang proyek perbaikan jalan berupa penanganan long segment ( pemeliharaan berkala, peningkatan/rekrontruksi) itu antaralain, ruas Pulung-Jurangwuluh senilai Rp 7 miliar, penanganan ruas Selur-Wonodadi senilai Rp 7,3 miliar, ruas Badegan-Tulung senilai Rp 7,3 miliar, dan ruas Jarakan-Kalibening Rp 8,1 miliar.
Kepala Badan Penyelamat Aset Negara ( Bapan) Cabang Ponorogo Hadi Santoso berharap, perbaikan jalan yang dilakukan Pemkab Ponorogo ini bisa tepat sasaran dan sesuai nilai kontrak. Terlebih pelaksanaan lelang yang mundur dari jadwal seharusnya, diharapkan tidak mengurangi volume proyek yang berimbas pada menyusutnya usia jalan.
Baca juga: Terancam Dirumahkan di 2027, Ribuan Guru Honorer Non-Dapodik Gruduk DPRD dan Pemkab Ponorogo
“ Kami berharap dikerjakan sesuai prosedur yang ada. Apalagi pelaksanaan lelang yang dikerjakan pada pertengahan tahun ini jangan sampai berimbas pada kualitas pekerjaan yang membuat usia jalan pendek,” ujarnya.
Hadi meminta semua masyarakat Ponorogo untuk aktif mengawasi pelaksanaan pekerjaan nantinya. Mengingat Ponorogo saat ini tengah terkungkung dalam masalah korupsi.
Baca juga: 600 Prajurit TNI Siap 'Serbu' Pulung Ponorogo Bulan Juli, Pangdam Janji Lahan Tani Warga Aman
“ Jangan hanya APH ( Aparat Penegak Hukum) tapi juga masyarakat untuk aktif mengawasi. Agar apa yang diinginkan masyarakat sesuai dengan apa yang didapat khususnya jalan,” pungkasnya. roh
Editor : Redaksi