SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna membantu pencatatan transaksi sekaligus meningkatkan transparansi harga di kawasan wisata Kota Madiun, kini Pemerintah Kota (Pemkot) setempat telah memfasilitasi para pelaku UMKM di Pahlawan Religi Center (PRC) dengan kasir digital dengan penerapan aplikasi sistem Point of Sales (POS).
"Melalui sistem tersebut, pemkot dapat memantau omzet usaha secara berkala, mengetahui perputaran uang yang terjadi di lokasi binaan pemerintah, sekaligus mengukur efektivitas berbagai program pemberdayaan yang dijalankan," ujar Kepala Disnaker KUKM Kota Madiun Ahsan Sri Hasto, Kamis (04/06/2026).
Tak hanya POS, Disnaker KUKM bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) juga membekali para pelaku usaha di PRC dengan aplikasi Sistem Informasi Laporan Usaha (Silaku) yang terintegrasi dengan mesin kasir digital dan printer thermal untuk memantau transaksi.
Pasalnya, digitalisasi transaksi tersebut menjadi salah satu instrumen untuk mengukur perkembangan usaha para pedagang sekaligus mengetahui dampak berbagai program dan fasilitas yang diberikan pemerintah kepada UMKM. Dan dengan sistem tersebut, setiap transaksi akan tercatat secara digital dan pembeli memperoleh struk pembayaran secara otomatis.
Selain membantu pemantauan omzet, penerapan kasir digital juga ditujukan untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap kawasan kuliner tersebut. Adapun, sebagian besar pengunjung PRC berasal dari luar Kota Madiun sehingga transparansi harga menjadi hal yang penting guna kepuasan wisatawan dan diharapkan datang berkunjung kembali.
"Kalau pemerintah menyediakan tempat usaha atau menggelar event untuk UMKM, tentu harus ada ukuran hasilnya. Melalui sistem ini kami bisa mengetahui perputaran uang dan perkembangan omzet yang terjadi di kawasan PRC," ujarnya. md-03/dsy
Editor : Redaksi