SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui literasi keuangan dan pajak yang digelar di ruang PRIC Mal Pelayanan Publik (MPP), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Jawa Timur memperkuat sumber daya manusia (SDM) koperasi yang diikuti 55 pengurus koperasi dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo ini melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Probolinggo.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan, adanya kegiatan tersebut untuk memberikan edukasi mengenai literasi keuangan, tata kelola koperasi serta pemahaman perpajakan. "Pentingnya membangun koperasi yang kredibel melalui penguatan tata kelola kelembagaan dan kepatuhan terhadap regulasi, khususnya di bidang perpajakan," jelasnya, Kamis (30/07/2026).
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan menjadi salah satu indikator utama keberhasilan manajemen sebuah koperasi. Oleh karena itu, DKUPP akan terus menghadirkan pendampingan dan edukasi secara berkelanjutan bagi seluruh koperasi di Kabupaten Probolinggo. Dan saat ini terdapat 518 koperasi di Kabupaten Probolinggo yang akan menjadi sasaran pembinaan secara bertahap. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan KPP Pratama, OJK serta sektor perbankan.
“Kami ingin memastikan seluruh koperasi menjadi lembaga yang kredibel dan patuh terhadap regulasi. Salah satu indikator organisasi yang dikelola dengan baik adalah DKUPP juga akan memperluas kolaborasi dengan OJK dan perbankan untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro. Saat ini tercatat sebanyak 78.630 UMKM di Kabupaten Probolinggo telah memiliki perizinan dan terdaftar dalam aplikasi SIMADU. Kami berharap dukungan OJK dan perbankan juga dapat memperkuat ekosistem UMKM di Kabupaten Probolinggo sehingga koperasi dan UMKM dapat tumbuh bersama sebagai penggerak ekonomi daerah," katanya. pt-01/dsy
Editor : Redaksi