SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengusulkan tambahan anggaran Rp 1,5 triliun untuk tahun anggaran 2027. Sebagian tambahan anggaran ini digunakan untuk pemulihan UMKM terdampak bencana Sumatera.
Maman mengatakan pagu indikatif yang diterima pihaknya sebesar Rp 459,13 miliar. Maman mengusulkan tambahan anggaran karena ada kebutuhan anggaran untuk mendorong pertumbuhan UMKM. Usulan ini berbeda dengan 2026, ketika kementeriannya sama sekali tidak meminta tambahan anggaran.
Baca juga: Dari Jualan Lewat WhatsApp, UMKM Binaan Petrokimia Gresik Kini Produksi 100 Botol Temulawak per Hari
"Kami melihat cukup urgensi untuk didorong usulan tambahan anggaran di tahun 2027. Dari total pagu indikatif yang awal 459 miliar, kami dari Kementerian UMKM mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,5 triliun," ujar Maman dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).
Maman menjelaskan usulan tambahan anggaran tersebut akan dibagi menjadi dua pos utama. Pertama, anggaran penanganan UMKM terdampak bencana di tiga provinsi, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh sebesar Rp 622 miliar.
Baca juga: Menteri UMKM Akui Sektor UMKM Terpukul
"Di mana anggaran itu dialokasikan untuk Bantuan Presiden (Banpres) terhadap rehabilitasi ekonomi usaha mikro, itu dianggarkan Rp 1,2 triliun. Rp 600 miliar untuk tahun 2026, Rp 600-an miliar untuk tahun 2027," tambah Maman.
Kedua, anggaran program prioritas dan strategis diusulkan penambahan anggaran kurang lebih sekitar Rp 900 miliar. Usulan tambahan ini disebar ke berbagai lini kedeputian. Di antaranya, Kedeputian Usaha Mikro itu penambahan kurang lebih sekitar Rp 223 miliar, Kedeputian Usaha Kecil sebesar Rp 110 miliar, Kedeputian Usaha Menengah sekitar Rp 92 miliar, Kedeputian Bidang Kewirausahaan sebesar Rp 136 miliar, Sekretariat Kementerian Rp 185 miliar, Dana Dekonsentrasi sebesar Rp 151 miliar.
Baca juga: Di Tengah Kenaikan Dollar, Peternak Lele Optimalkan Produksi untuk MBG
"Dengan total usulan sekitar tambahannya Rp1,5 triliun dan total pagu terakhir ditambah dengan pagu indikatif awal sebesar Rp1,98 triliun. Itulah anggaran usulan dari kami Kementerian UMKM," jelas Maman. n ec, he
Editor : Redaksi