SURABAYAPAGI.COM Lamongan – Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PCNU Lamongan terus melakukan pembenahan. Terbaru, perubahan kepengurusan periode 2025-2030 telah disahkan dan resmi dilantik pada Minggu (14/6/2026) di Gedung Pertemuan Universitas Islam Lamongan (Unisla).
Dalam pelantikan yang dihadiri jajaran pengurus PCNU Lamongan, Perwalilan Kementerian Agama, MWC NU dan lembaga tersebut, Lazisnu telah bermetafora dan mentransformasi sebagai lembaga Filantropi yang Profesional, Transparan dan Berdampak, guna menjawab tantangan zaman dan meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Komunitas Kepala Desa Nahdliyin Silaturahim ke Kantor PCNU Lamongan
Ketua Tanfidziyah Syahrul Munir dalam kesempatan itu, menyambut baik dengan semangat para pengurus baru, yang ingin menjadikan Lazisnu sebagai lembaga Filantropi yang Profesional, Transparan dan Berdampak.
"Saya suka dengan tema pelantikan dan rakercab Lazisnu ini, karena itu seirama dengan cita-cita kami di PCNU, bagaimana kita bisa membersamai umat untuk memenangi masa depan," ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada pengurus yang baru dilantik, agar segera melakukan melakukan aksi nyata melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
"Lazisnu Lamongan itu menjadi andalan Jawa Timur, karena masyarakat yang ingin mengifaqkan hartanya banyak sekali, hal itu bisa ditunjukan dengan donasi bencana Sumatera, Lazisnu Lamongan nomor 2 terbanyak dalam mengumpulkan infaq dan shodaqoh, itu prestasi dan kepercayaan masyarakat yang luar biasa," katanya.
Baca juga: PCNU Lamongan Gelar Halal Bihalal, Komitmen Perkuat Konsolidasi Jam’iyyah dan Tingkatkan Sinergitas
Disebutkan olehnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang harus dijaga oleh Lazisnu. Oleh karena itu, tata kelola organisasi harus dibangun secara profesional, dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan dana umat.
"LAZISNU harus mampu bertransformasi menjadi lembaga filantropi modern yang profesional, terpercaya dan berdampak. Kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan laporan yang transparan serta program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para mustahik," ujarnya.
Selain fokus pada penghimpunan zakat, infaq dan sedekah, Lazisnu juga diharapkan mampu mengembangkan program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan hingga penanggulangan bencana. Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan.
Baca juga: Fenomena Mudik dan Reuni: Mencari Qalbun Salim di Tengah Validasi Sosial
Transformasi tersebut juga mencakup penguatan digitalisasi layanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan jaringan kemitraan dengan berbagai pihak. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas penghimpunan dan pendistribusian dana sosial keagamaan.
Sementara itu, Ketua PC LazisnuLamongan, Fatkhur Rozi menyatakan kesiapan untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Ia berkomitmen menghadirkan program-program inovatif, yang mampu memperkuat kemandirian masyarakat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Nahdliyin dan masyarakat luas.
Dengan semangat kolaborasi dan pelayanan kepada umat, Lazisnu Lamongan diharapkan mampu menjadi garda terdepan gerakan filantropi Islam yang profesional, transparan dan berdampak, sehingga keberadaannya semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Lamongan.jir
Editor : Redaksi