SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dibudporapar) bakal menggelar kembali kegiatan Madura EV-Day, Minggu (21/06/2026) mendatang.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, mengungkapkan, kegiatan ini sebagai upaya mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan, agar masyarakat semakin merasakan langsung Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).
Baca juga: Dirancang Bisa Tampung 1.000 Siswa, Sekolah Rakyat Sampang Ditarget Rampung Akhir Juni
“Madura EV-Day yang dilaksanakan Pemkab Sumenep sejak tahun 2021 lalu, bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah, dalam mendukung pengembangan transisi energi bersih dan mengurangi ketergantungan pada emisi karbon,” ungkap Bupati.
Diakui, melalui konvoi kendaraan listrik diharapkan masyarakat memahami, bahwa selain meningkatkan efisiensi dan konservasi energi dari BBM menjadi listrik, juga menjaga lingkungan, karena tidak menghasilkan polusi udara.
“Masyarakat menggunakan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), untuk menjaga kualitas udara yang bersih selain juga seruan untuk membatasi penggunaan BBM dampak sebagai dampak Krisis Energi Global,” tandasnya.
Dikatakan, pemerintah daerah perlu terus mendorong masyarakat untuk menggunakan kendaraan berbasis baterai ini berjalan enam tahun, dan membuahkan hasil. Hal itu terlihat dari peningkatan jumlah pengguna kendaraan listrik di Kabupaten Sumenep.
"Jumlah pengguna kendaraan listrik diharapkan terus meningkat dibandingkan tahun tahun sebelumnya, dalam rangka mendukung transisi menuju energi bersih dan ramah lingkungan,” tambahnya.
Sementara Kepala Dibudporapar Sumenep, Faruq Hanafi, melalui Kepala Bidang Pariwisata, Andrie Dzulkarnain, menjelaskan, kegiatan Madura EV-Day 2026 merupakan rangkaian Kalender Event Sumenep, dalam upaya dan komitmen Pemkab dalam mengkampanyekan transportasi ramah lingkungan.
Baca juga: Terjunkan 60 Petugas, Pemkab Sampang Beri Edukasi dan Perketat Awasi Kesehatan Hewan Kurban
“Madura Ev-Day 2026 kali ini kami kemas sebagai kegiatan edukatif dan rekreatif. Selain kampanye keselamatan dan kendaraan ramah lingkungan, juga sarana promosi wisata Sumenep,” jelas Andrie.
Menurutnya, peserta dibuka untuk umum dengan kriteria pengendara kendaraan elestrik, seperti becak listrik, sepeda listrik, mobil listrik, serta komunitas Ev-Day. Peserta akan melakukan touring mengitari kota Sumenep dengan rute perjalanan sepanjang delapan kilometer.
“Touring dengan jarak 8 Km merupakan kegiatan utama dengan Start sisi timur taman Bunga – Jl. Tronojoyo – Jl. Arya Wiraraja/Lingkar Timur – Jl. A. Yani – Jl. Panglima Sudirman – perepatan kota dan finis taman Bunga,” tandasnya.
Ditegaskan pula, jika touring bersifat tertib, bukan balapan dengan tujuan utama parade edukatif guna memperkenalkan ragam kendaraan listrik yang dapat digunakan masyarakat umum. Kegiatan ini dilanjutkan dengan senam CFD, edukasi keselamatan berkendara, test drive kendaraan listrik, peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga pembagian doorprize.
Baca juga: Komitmen Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Sampang Bangun 19 Unit Rumah Layak Huni
“Diharapkan agar masyarakat bisa terlibat dalam kegiatan ini dengan mendaftar secara gratis di lamat bit.ly/evday2026. Seratus pendaftar akan mendapatkan jarsey gratis dengan posisi start berada di depan,” paparnya.
Disamping itu sebagai ikhtiar Pemkab Sumenep, selain memperkenalkan kendaraan listrik sekaligus meningkatkan kesadaran akan keselamatan di jalan raya, kegiatan ini juga melibatkan aneka ragam jajanan kuliner agar berdampak pada pengusaha UMKM.
"Jadi, Pemkab Sumenep menginginkan kegiatan ini menjadi ruang sosialisasi, yang berdampak positif bagi promosi wisata, khususnya Kalender Event serta pendapatan UMKM,” pungkasnya. rah
Editor : Redaksi