PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

surabayapagi.com
Warga Desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces memanfaatkan air bersih yang disalurkan BPBD Kabupaten Probolinggo. SP/Foto:BPBD Probolinggo

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melihat fenomena gangguan layanan air bersih akibat distribusi PDAM yang mati selama kurang lebih 15 hari di Dusun Krajan RT 06 RW 01 Desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces, saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo melalui Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) mendistribusikan sebanyak 5.000 liter bantuan air bersih.

Bantuan air bersih tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 30 Kepala Keluarga (KK) atau 123 jiwa di wilayah terdampak sebagai langkah cepat pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Hadapi Wabah Tikus dan Rob, Petani di Tongas Was-was Hasil Panen Anjlok

“Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Setelah menerima laporan adanya gangguan pasokan air bersih akibat layanan PDAM yang belum berfungsi selama sekitar 15 hari, tim langsung melakukan pendistribusian air bersih sebanyak 5.000 liter kepada warga terdampak,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief, Selasa (23/06/2026).

Baca juga: Anggaran BBM Terbatas, Pengiriman Air ke Daerah Kekeringan di Bondowoso Ikut Terkendala

Melalui bantuan ini diharapkan kebutuhan air bersih warga Dusun Krajan Desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces dapat terpenuhi sementara waktu hingga layanan PDAM kembali normal. “Kami menghimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih yang tersedia secara bijak. Apabila kondisi ini masih berlanjut, BPBD siap melakukan distribusi lanjutan sesuai kebutuhan dan hasil asesmen di lapangan,” ujarnya. pr-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru