Musim Kemarau, Pemkab Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Kekeringan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mulai mendistribusikan bantuan air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan. SP/ LMJ
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mulai mendistribusikan bantuan air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai upaya mempercepat penanganan dampak musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menetapkan status tanggap darurat bencana kekeringan atau krisis air bersih serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pasalnya, selain hasil pemantauan petugas, laporan dari masyarakat menjadi salah satu dasar dalam menentukan lokasi prioritas penyaluran bantuan air bersih.

Menyusul penetapan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mulai mendistribusikan bantuan air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan. Dan status tanggap darurat ditetapkan melalui Keputusan Bupati Lumajang Nomor 100.3.3.2/282/KEP/427.12/2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan distribusi air bersih dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil asesmen di lapangan. Bantuan diprioritaskan bagi desa-desa yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Distribusi perdana dilakukan di Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso dengan mengerahkan tiga truk tangki untuk mendistribusikan air bersih ke 15 lokasi yang tersebar di Dusun Tanah Gatal, Gemuling, Lumpang, Krajan, dan Baka Utara.

"Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami memastikan setiap laporan yang masuk segera ditindaklanjuti melalui asesmen agar bantuan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran," ujarnya, Senin (13/07/2026).

Pada tahap awal, bantuan air bersih telah menjangkau 124 kepala keluarga (KK) atau sekitar 425 jiwa yang mulai terdampak berkurangnya pasokan air selama musim kemarau. Isnugroho menjelaskan, berdasarkan hasil pemetaan BPBD, potensi kekeringan pada 2026 diperkirakan terjadi di enam kecamatan yang mencakup 19 desa.

"Berdasarkan hasil pemetaan BPBD, potensi kekeringan pada tahun 2026 diperkirakan terjadi di enam kecamatan yang meliputi 19 Desa. Karena itu, distribusi air bersih akan terus dilakukan secara bertahap dan bergilir sesuai perkembangan kondisi di lapangan," ucapnya. lj-03/dsy

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…