Sekda Jatim Soroti Aksi Perusakan Aset Daerah di Tengah Proses Renovasi

Reporter : Arlana Chandra Wijaya

SurabayaPagi, Surabaya - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menyayangkan kembali terjadinya perusakan terhadap Gerbang yang saat ini tengah dalam proses perbaikan akibat insiden kebakaran sebelumnya.

“Ini sangat disayangkan. Kita sedang dalam proses perbaikan gerbang yang setahun lalu juga mengalami kebakaran, namun sekarang kembali terjadi seperti ini,” ujar Adhy Karyono.

Baca juga: Pendapatan APBD Jatim 2025 Lampaui Target, Khofifah Sampaikan Nota Keuangan di DPRD

Menurutnya, pemerintah provinsi tengah berupaya menyelesaikan renovasi sebagai bagian dari pemulihan pascakebakaran. Namun, insiden perusakan kembali terjadi di tengah proses tersebut.

Adhy mengapresiasi pihak keamanan yang telah sigap menghalau situasi agar tidak semakin meluas. Meski demikian, ia meminta agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Terima kasih kepada petugas keamanan yang sudah mengendalikan situasi. Tapi kami mohon ini tidak terjadi lagi. Kita semua paham situasinya, dan sebelumnya juga sudah ada larangan,” tegasnya.

Baca juga: Grahadi Dikepung, Ribuan Mahasiswa Surabaya Turun dengan 7 Tuntutan

Ia menekankan bahwa tindakan perusakan terhadap fasilitas publik merupakan kerugian besar, tidak hanya bagi pemerintah, tetapi juga masyarakat luas.

“Kalau ada perusakan bangunan milik negara seperti ini, tentu merugikan kita semua. Ini adalah simbol kebanggaan Jawa Timur, dan sangat disayangkan jika dirusak kembali,” katanya.

Terkait progres perbaikan, Adhy menjelaskan bahwa saat ini renovasi masih terus berjalan sesuai rencana.

Baca juga: Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

“Memang saat ini masih dalam tahap renovasi. Semua yang dipasang merupakan bagian dari proses perbaikan,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk segera menuntaskan proses renovasi tersebut, sembari memastikan keamanan dan perlindungan terhadap aset daerah tetap terjaga. Byb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru