Bakal Jadi Sport Center, Pemkot Surabaya Revitalisasi Lapangan Potro Agung Rp2,4 Miliar

surabayapagi.com
Wali Kota Eri saat mencoba lapangan mini soccer Lapangan Potro Agung yang baru diresmikan. SP/Foto:Dinkominfo Surabaya

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mewujudkan sebuah sport center modern, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah wajah Lapangan Potro Agung yang legendaris di Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, menjadi fasilitas olahraga terpadu yang dulunya gersang dan berpasir

Fasilitas olahraga terpadu tersebut diketahui menelan anggaran APBD sebesar Rp2,4 miliar dengan lahan seluas 4.700 meter persegi ini kini tampil lebih hijau dan estetis. Tak hanya mini soccer, sport center ini juga dilengkapi dengan berbagai sarana olahraga lainnya, mulai dari jogging track, lapangan basket, hingga lapangan voli.

Baca juga: Sasar Gen Z, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan dan Matangkan Desain Rusunami

Dan adanya revitalisasi besar-besaran ini merupakan realisasi langsung dari pengaduan dan usulan masyarakat melalui RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) pada Musrenbang tahun 2024 lalu. Dan nantinya untuk pengelolaan sport center ini ke depan akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak LPMK secara ex-officio (melekat pada jabatan) berkolaborasi dengan warga sekitar.

Baca juga: Atasi Genangan Kawasan Margomulyo, Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol

“Apapun akan terus kita perbaiki untuk Surabaya, meski anggarannya harus bergantian sesuai skala prioritas. Nah, sekarang Lapangan Potro Agung yang legendaris ini sudah selesai dibangun menjadi sport center dengan anggaran Rp2,4 miliar,” ujar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Minggu (05/07/2026).

Selain menjadi pusat kebugaran, keberadaan investasi Rp2,4 miliar ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui pelibatan pelaku UMKM setempat saat ada kegiatan olahraga, maupun kegiatan yang positif bagi anak-anak muda Surabaya untuk berkumpul, sekaligus mengikis aktivitas negatif di malam hari. Guna mendukung hal tersebut, Pemkot Surabaya memastikan area ini akan diberi fasilitas penerangan yang maksimal.

Baca juga: Perkuat Ekosistem Industri Kreatif, Pemkot Surabaya Manfaatkan Kawasan Eks Hi-Tech Mall

Lebih lanjut, Cak Eri juga turut menegaskan pihaknya tidak akan segan mengambil tindakan tegas lewat evaluasi berkala. “Banyak lapangan sepak bola yang dikelola pihak tertentu, disewakan, tapi saat rusak kembali minta ke Pemkot. Untuk itu, kerja sama pengelolaan ini akan kami evaluasi setiap 3 bulan sekali. Kalau perawatannya bagus, kerja sama diteruskan. Ini yang namanya gotong royong,” tegasnya. sb-03/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru