SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PSI siap memastikan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bahwa Jawa Tengah adalah 'kandang gajah'. Hal ini menindaklanjuti rencana safari politik Jokowi yang akan berlanjut ke Jateng.
"Kami segera menunggu jadwal dari Bapak untuk tanggalnya. Yang jelas, tugas kami hari ini mempersiapkan untuk Bapak turun, untuk Bapak keliling Jawa Tengah, memastikan bahwa Jawa Tengah benar-benar sebagai 'kandang gajah'," kata Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo, Sabtu (4/7).
Baca juga: PSI Siap Lawan PDIP di Tahun 2029
Ketua DPP PDIP, Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, mengomentari PSI yang hendak membuat Jawa Tengah (Jateng) menjadi 'kandang gajah'. Bambang Pacul mengatakan semua orang berhak memiliki keinginan.
"Gini lho, orang punya keinginan kok. Orang punya keinginan diucapkan. Apakah keinginan tersebut kemudian di-breakdown menjadi langkah-langkah yang nyata untuk mewujudkan keinginannya, nah itu kan nanti di lapangan," kata Pacul, sambil tersenyum kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Masih Menahan Diri
Pacul bicara terkait partai-partai yang saat ini masih menahan diri. Dia menyebut Undang-Undang Pemilu masih belum jelas sampai sekarang."l
Baca juga: Jokowi Keliling Berjaket Partai Dicibir, PSI Maklumi
"Setiap ini, gini lho, hari ini itu kira-kira sebagian besar partai hold. Karena Undang-Undang Pemilu belum ditetapkan, Undang-Undang Pileg belum ditetapkan. Rata-rata kan melakukan hold langkah, 'waduh aku melangkah gini jebule nggak begini', kan bisa begitu toh," ucap dia.
Pacul menyebut kondisi serupa juga dirasakan para anggota DPR. Menurutnya, sebagian anggota dewan juga masih menahan diri.
Baca juga: Ade Armando, Merasa Diserang
"Caleg-caleg ini lho, anggota-anggota dewan ini pasti ngerem dulu. Mereka lagi, sebagian, saya tidak mengatakan semuanya, saya seolah sok tahu, sebagian itu meng-hold uang-uangnya untuk nanti pertempuran ke depan. Di-hold dulu, undang-undangnya belum cetho (jelas).
Kalau itu kemudian gerakan kepartaian, partai itu paling banyak yang mengandalkan caleg-calegnya," ujar dia. n erc, jk, dna
Editor : Redaksi