SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saat ini sudah ada 23 maskapai yang menyediakan penerbangan dari Singapura ke Indonesia. Tapi Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, masih buka peluang penambahan rute penerbangan langsung dari Singapura ke berbagai kota di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikannya dalam joint press statement bersama Presiden Prabowo Subianto usai Leaders’ Retreat Indonesia-Singapura di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin malam (6/7/2026).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pertemuan Prabowo dan PM Wong ini merupakan agenda tahunan. Pertemuan ini akan menyepakati 26 kesepakatan atau MoU.
"Pertemuan tahunan Presiden RI dan PM Singapura, juga akan ada 26 kesepakatan/MoU nanti ditandatangani," kata Teddy.
Dalam pertemuan ini, PM Wong didampingi Wakil PM sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong, Menteri Koordinator Pelayanan Publik sekaligus Menteri Pertahanan Chan Chun Sing, Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan, Menteri Pembangunan Sosial dan Keluarga Masagos Zulkifli, serta Menteri Tenaga Kerja yang bertanggung jawab atas Energi dan Sains & Teknologi Tan See Leng.
Adapun delegasi Indonesia yang mendampingi Prabowo adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Seskab Teddy Indra Wijaya, hingga Sespri Prabowo, Rizky Irmansyah.
Untuk Perkuat Konektivitas
Wong menyebut langkah ini sebagai dilakukan untuk memperkuat konektivitas kedua negara sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perjalanan bisnis, dan hubungan antarmasyarakat.
"Seiring meningkatnya pertukaran antarmasyarakat, kami juga berharap konektivitas kedua negara semakin baik,” ujar Wong.
Wong mengatakan, hubungan Indonesia dan Singapura tidak hanya dibangun melalui kerja sama antar pemerintah, tetapi juga diperkuat lewat interaksi yang semakin intensif antara masyarakat kedua negara.
Karena itu, menurutnya, konektivitas transportasi menjadi salah satu aspek penting yang terus didorong untuk mendukung hubungan bilateral.
Ia mengungkapkan maskapai penerbangan Singapura pada pekan lalu telah membuka rute langsung Singapura–Pontianak, Kalimantan Barat.
Tidak Menjadi yang Terakhir
Kehadiran rute baru tersebut menjadi salah satu langkah memperluas akses perjalanan antara kedua negara. Wong berharap pembukaan rute tersebut tidak menjadi yang terakhir. Pemerintah Singapura membuka peluang hadirnya lebih banyak penerbangan langsung menuju berbagai daerah di Indonesia.
“Kami berharap akan ada lebih banyak lagi penerbangan langsung menuju berbagai daerah di Indonesia,” katanya.
Menurut Wong, bertambahnya rute penerbangan langsung akan memberikan manfaat bagi kedua negara. Selain mempermudah mobilitas masyarakat, konektivitas yang lebih baik juga diyakini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendukung aktivitas dunia usaha.
“Hal ini akan memungkinkan lebih banyak wisatawan menikmati keindahan Indonesia, mendukung perjalanan bisnis, sekaligus mempererat interaksi antara masyarakat kedua negara,” ujarnya.
Menurut sebuah travel di Surabaya dan Jakarta, saat ini telah ada 23 maskapai yang menyediakan penerbangan dari Singapura ke Indonesia. Rute paling populer adalah dari Bandara Changi di Singapore ke Bandara Internasional Ngurah Rai di Kuta. Rata-rata penerbangan ini memakan waktu 2 jam 46 menit sekali jalan dan biaya Rp 9.521.143 untuk pulang pergi.
Ada maskapai Indonesia Airasia,Scoot Batik Air
Singapore Airlines,
TransNusa Aviation,
KLM, Garuda Indonesia
Jetstar Asia,
Jetstar Airways, Citylink,
Saudi dan Aue Joly.
Ada 3 rute terpopuler dari Singapura ke Indonesia:
Dari Bandara Changi ke Bandara Internasional Ngurah Rai dengan durasi penerbangan rata-rata 2j 46m.
Dari Bandara Changi ke Bandara Soekarno Hatta Jakarta dengan durasi penerbangan rata-rata 1j 51m.
Dari Bandara Changi ke Yogyakarta International Airport dengan durasi penerbangan rata-rata 2j 46m.
Bahkan Indonesia Airasia, Scoot, Singapore Airlines, TransNusa Aviation, dan Batik Air menawarkan penerbangan langsung dari Singapura ke Indonesia.
Bahkan ada 20 maskapai yang menyediakan penerbangan dari Indonesia ke Kalimantan. Rute paling populer adalah dari Bandara Internasional Juanda di Surabaya ke Bandara Internasional Syamsudin Noor di Benua Anyar. Rata-rata penerbangan ini memakan waktu 1 jam 10 menit sekali jalan dan biayanya Rp 1.868.967 untuk pulang pergi. n ec, jk, erc, dna
Editor : Redaksi