Upayakan Lindungi Hak Anak, Pemkab Situbondo Percepat Cakupan KIA 

surabayapagi.com
Sejumlah anak bermain gasing di Desa Kilensari, Panarukan, Situbondo. SP/Foto:Seno

SURABAYAPAGI.com, SItubondo - Sebagai upaya melindungi hak anak dan mempermudah akses pelayanan pendidikan dan kesehatan serta lainnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, tengah berupaya melakukan percepatan cakupan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA), dengan bekerja sama dengan beberapa pusat perbelanjaan, dan anak yang memiliki KIA dan menunjukkan saat berbelanja mendapatkan potongan harga termasuk main game.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Situbondo Tri Cahya Ningsih menyampaikan bahwa pemerintah daerah setempat bekerja sama dengan Himpunan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi), Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), dan Posyandu untuk memperluas cakupan KIA.

Baca juga: Lewat Pasar Murah, Pemkab Situbondo Fasilitasi Petani Jual Hasil Panen

"Kami mengajak masyarakat untuk memiliki Kartu Identitas Anak, karena dengan memiliki KIA akan mempermudah akses pelayanan publik bagi anak," jelasnya, Kamis (09/07/2026).

Baca juga: Tanggapi Aksi Balap Liar, Pemkab Situbondo Bakal Sanksi Tegas Pelajar yang Terlibat

Lebih lanjut, ia mencontohkan, di salah satu pusat perbelanjaan Conato, bagi anak yang punya KIA akan mendapatkan es krim gratis, ada pula bermain game dan mendapat potongan termasuk belanja. Pasalnya, dari 143.442 anak di Kabupaten Situbondo, sampai saat ini tercatat ada 83.586 anak atau 58,27 persen telah memiliki KIA.

Baca juga: Pemkab Catat per Januari-Juni, Produksi Padi di Situbondo Meningkat Capai 225.736 Ton

"Kartu Identitas Anak sebagai bentuk perlindungan dan penguatan layanan publik terhadap anak dengan rentang usia 0 bulan sampai 17 tahun kurang satu hari. Masih ada 59.856 anak di Situbondo belum memiliki KIA. Otomatis kalau sudah memiliki KIA, adminduknya sudah lengkap dan terdata serta juga sudah punya Nomor Induk Kependudukan (NIK)," jelasnya. st-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru