SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya mengatasi sampah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, tengah mempersiapkan anggaran untuk membangun tempat penampungan sementara (TPS) sampah di kawasan pesisir, sekaligus mengoptimalkan kebersihan lingkungan serta mengajak masyarakat agar hidup lebih sehat.
Oleh karenanya, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengimbau masyarakat pesisir pantai agar senantiasa menjaga kebersihan, khususnya dari sampah plastik, mengingat tradisi petik laut yang mereka gelar merupakan wujud harapan akan keberkahan kekayaan laut untuk bergotong royong dan peduli terhadap kebersihan lingkungan di kawasan pesisir pantai tersebut.
"Hari ini saya datang ke sini atas undangan kegiatan tradisi petik laut, sekaligus membawa misi kebersihan lingkungan. Kita bisa melihat bersama perlunya penanganan sampah di bibir pantai ini. Jadi, petik laut punya dimensi lain, dan tidak hanya sekadar sesaji dilarung, tapi juga bagaimana membangun kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan," kata Bupati Rio, Senin (27/07/2026).
Pasalnya, kebersihan lingkungan khususnya di kawasan pantai sangat mendukung terhadap ekosistem laut, sehingga ketika laut bersih maka hasil tangkapan nelayan akan lebih melimpah, karena sampah utamanya plastik akan mencemari air laut dan membahayakan habitat pesisir.
"Petik Laut merupakan budaya masyarakat pesisir yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan, dan ini sebagai wujud syukur atas hasil tangkapan laut yang menghidupi masyarakat pesisir," tuturnya.
Sementara itu, Camat Besuki, Yakub Alex Susanto mengemukakan telah membuat program kerja bakti setiap seminggu sekali untuk membersihkan sampah di kawasan pesisir. "Sampah-sampah itu sebagian besar berasal dari beberapa sungai yang bermuara ke pantai sehingga terjadi penumpukan sampah," katanya. st-01/dsy
Editor : Redaksi