SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menetapkan sebanyak 76 siswa resmi sebagai peserta didik baru jenjang SD, SMP, dan SMA di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi di wilayah tersebut pada Tahun Ajaran 2026/2027 yang ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita kepada para siswa.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita mengungkap dari total peserta didik yang ditetapkan, sebanyak 30 siswa merupakan jenjang SMA, 30 siswa jenjang SMP, dan 16 siswa jenjang SD. Pihaknya juga meminta para orang tua tidak khawatir melepas anak-anak mereka mengikuti pendidikan berasrama. Dikarenakan selama berada di asrama siswa akan mendapatkan pendampingan dari guru, wali asuh, dan wali asrama.
Baca juga: Progres Capai 91 Persen, Sekolah Rakyat di Jombang Siap Berjalan Juli 2026
"Para siswa ini akan mengikuti pendidikan dengan sistem berasrama yang sementara dilaksanakan di Madiun. Saya berharap bapak dan ibu tidak perlu khawatir melepas anak-anaknya belajar di Sekolah Rakyat. Selama berada di asrama mereka akan mendapatkan pengawasan penuh sehingga proses pendidikan dan pembentukan karakter dapat berjalan dengan baik," ujarnya, Minggu (12/07/2026).
Baca juga: Tuntas Akhir Juli, Pemkab Nganjuk Terus Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat
Lebih lanjut, diketahui Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sehingga, program tersebut harus dimanfaatkan sebagai kesempatan bagi peserta didik untuk mendapatkan pendidikan yang layak serta membangun masa depan yang lebih baik. Para siswa yang telah ditetapkan tersebut juga berharap program tersebut dapat memberikan pengalaman baru sekaligus melatih kemandirian.
Baca juga: Permintaan Obat Flu dan Asma di Ponorogo Melonjak Masuki Musim Bediding
"Sekolah Rakyat adalah program yang sangat baik untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses pendidikan yang sama. Program ini jangan dipandang sebelah mata karena menjadi kesempatan besar bagi mereka," ujarnya. pn-01/dsy
Editor : Redaksi