Baru Dapat 19 Murid SD, Sekolah Rakyat di Ngawi Targetkan 90 Siswa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekolah rakyat Ngawi yang dibangun di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, Jawa Timur masih banyak kekurangan siswa jenjang sekolah dasar.  SP/NGW
Sekolah rakyat Ngawi yang dibangun di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, Jawa Timur masih banyak kekurangan siswa jenjang sekolah dasar.  SP/NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sekolah Rakyat di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, baru saja menerima 19 pendaftar, padahal pihaknya menargetkan 90 siswa sekolah dasar (SD), dengan total keseluruhan Sekolah Rakyat menargetkan menerima 270 siswa dari tiga jenjang pendidikan. 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi Bonadi mengatakan, rendahnya minat itu disebut dipengaruhi keengganan orang tua melepas anak yang baru lulus taman kanak-kanak (TK) untuk tinggal di asrama. Namun hingga kini jumlah pendaftar baru mencapai 219 orang. 

"Dari target 270, untuk yang daftar SD baru 19 anak, SMP 92 anak, dan SMA sebanyak 108 siswa. Untuk SD memang sulit. Orang tuanya rata-rata belum mau," jelas Bonadi, Kamis (30/07/2026).

Diketahui, untuk seluruh calon siswa berasal dari Kabupaten Ngawi dan merupakan anak dari keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 sesuai ketentuan pemerintah pusat. Sedangkan minimnya peminat di jenjang SD terjadi karena sebagian besar orang tua belum siap melepas anak mereka tinggal di asrama. 

"Orangtuanya berat melepas anaknya tinggal di asrama karena mereka baru lulus TK. Sementara untuk mendapatkan pendidikan di sekolah rakyat, setiap calon siswa harus mendapatkan persetujuan orang tuanya," ujarnya.

Bonadi menambahkan, persoalan serupa juga dialami sejumlah daerah lain. Karena kuota SD belum terpenuhi, pemerintah mengalihkan sebagian kuota tersebut ke jenjang SMP dan SMA agar daya tampung sekolah tetap optimal. Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat Ngawi disebut telah mencapai lebih dari 90 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada bulan depan.

Sehingga, untuk sementara, proses belajar mengajar akan dibantu guru yang dipinjam dari sejumlah sekolah di Kabupaten Ngawi. Langkah itu dilakukan sambil menunggu proses rekrutmen guru oleh pemerintah pusat selesai.  "Kemungkinan siap pada September. Untuk mengisi guru sementara pinjam dari SD tiga guru, SMP 11 guru, dan SMA 17 guru. Setelah ada penempatan nanti dikembalikan ke sekolah masing-masing," ujar Bonadi. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Rahmat Muhajirin : Elektabilitas Partai Gerindra Naik, Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

Rahmat Muhajirin : Elektabilitas Partai Gerindra Naik, Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

Selasa, 08 Sep 2026 20:40 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Merespon hasil survey lembaga penelitian tentang kenaikan elektabilitas Partai Gerindra, Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra …

Lewat Senam, Pemkab Madiun Perkuat Identitas Kampung Pesilat

Lewat Senam, Pemkab Madiun Perkuat Identitas Kampung Pesilat

Selasa, 08 Sep 2026 19:51 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 19:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Senam jurus Kampung Pesilat tak sekadar menjadi aktivitas olahraga bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten Madiun mul…

Gresik Ingin Ambil Kendali Pendidikan Menengah, Industri Butuh Ribuan Talenta Lokal

Gresik Ingin Ambil Kendali Pendidikan Menengah, Industri Butuh Ribuan Talenta Lokal

Selasa, 08 Sep 2026 18:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 18:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pesatnya investasi dan industrialisasi di Kabupaten Gresik menghadirkan tantangan baru mampukah pendidikan lokal menyiapkan tenaga k…

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat langkah mitigasi dalam menghadapi banjir Sidoarjo yang kerap terjadi di wilayah…

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Polres Madiun Kota belum memberikan penjelasan terkait persoalan meter air di Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun. Hingga Selasa (…

Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Selasa, 08 Sep 2026 15:20 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali memberikan Bantuan Biaya Perkuliahan/Pendidikan bagi warga Surabaya. Tahun ini, sebanyak…