Dekopin Akui Koperasi Kerap Dipandang Sebelah Mata

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi mengatakan koperasi kerap dipandang sebelah mata. Dia menegaskan salah besar jika koperasi dianggap sebagai gerakan ekonomi yang kuno dan kecil.

Hal itu disampaikan Bambang saat memberikan pidato dalam peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7). Dia yakin gerakan koperasi akan semakin kuat di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Perannya Semakin Menguat, Jumlah yang Aktif Capai 1.628 Koperasi

"Dan kita yakin di bawah kepemimpinan Bapak Presiden koperasi akan menjadi salah satu pilar utama penggerak rakyat Indonesia. Stigma koperasi selama ini dinilai sebagai alat ekonomi kuno dan kecil sangat tidak relevan dan salah besar," kata

Bambang mengatakan koperasi masih menjadi sistem ekonomi yang dipakai di era sekarang. Dia mencontohkan, banyak klub-klub sepak bola terkenal di Eropa yang dimiliki menggunakan sistem koperasi.

Baca juga: Tiga Korporasi, Dituntut Bayar Rp 359,9 Miliar

"Klub-klub besar seperti Real Madrid, Barcelona, Bayern Munchen, bahkan dikelola dengan sistem koperasi. Bahkan juga salah satu bank terbesar di Belanda bernama Rabobank dimiliki oleh koperasi," jelas Bambang.

Bambang mengaku yakin, koperasi akan bangkit di era Prabowo. Menurutnya, Prabowo punya keberpihakan dengan menjadikan koperasi sebagai program utamanya.

Baca juga: Hidupkan Ekonomi Warga, Pemkab Sumenep Bentuk Tim Khusus Pembinaan Koperasi

"Kami yakin koperasi akan bangkit kembali di era kepemimpinan Bapak. Keberpihakan Bapak Presiden kepada gerakan koperasi bukan hanya slogan semata, itu terbukti nyata dengan dibentuknya koperasi desa dan koperasi kelurahan merah putih," jelas dia.n, ec,he

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru