SURABAYAPAGI.com, Madiun - Selama kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) jenjang TK hingga SMA/SMK negeri/swasta tahun ajaran 2026/2027, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mengingatkan para guru untuk turut menekankan pada pendidikan karakter bagi siswa yang sangat penting guna membentuk sikap masa depan generasi muda.
"Karakter positif seperti budaya antikorupsi harus ditanamkan mulai sejak hari ini, karena ini nanti akan mempengaruhi bagaimana para murid ke depan," ujar Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun, Selasa (14/07/2026).
Baca juga: Pemkot Madiun Siap Dukung Program Penerapan NIK Sebagai Identitas Tunggal
Selain itu, juga ada tiga poin penting yang ditekankan kepada para siswa untuk belajar karakter positif seperti jujur dan patuh, yakni kewajiban untuk berkata jujur, berani terbuka mengakui kesalahan, serta patuh mengikuti aturan yang berlaku di lingkungan sekolah. Siswa juga diajak untuk memahami nilai-nilai integritas lewat tindakan nyata.
Baca juga: Perkuat SDM ASN, Pemkot Madiun Gencarkan Kelompok Belajar Bahasa Inggris
Sehingga, diharapkan dengan memiliki karakter yang baik, maka anak-anak sekolah akan menjauhi aksi perundungan, berbohong, hingga hal negatif lainnya yang dapat mengganggu proses pendidikan. Ia juga menegaskan bahwa pola pengenalan sekolah bagi siswa baru saat ini harus mengedepankan pendekatan yang humanis, sehingga tidak boleh ada lagi praktik-praktik negatif yang mewarnai awal masuk sekolah.
Baca juga: Pemkot Madiun Bakal Dialihfungsikan Tanah Bengkok Jadi Area Pemakaman Baru
Selain itu, guna menjaga kualitas dan memastikan seluruh sekolah mematuhi aturan baku MPLS, Pemkot Madiun telah menyiapkan tim pengawasan yang ketat. Dinas Pendidikan dipastikan akan memantau perkembangan di lapangan secara berkala. md-02/dsy
Editor : Redaksi