SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang akan merehabilitasi 25 sekolah negeri pada 2026 guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dengan anggaran sekitar Rp2,92 miliar dan seluruh pekerjaan ditargetkan rampung paling lambat Agustus 2026 sehingga fasilitas dapat digunakan secara optimal pada tahun ajaran baru.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Jombang Eko Sisprihantono di Jombang, Senin, mengatakan program tersebut meliputi rehabilitasi enam Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dan 19 Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang didanai APBD 2026 dengan nilai sekitar Rp1,122 miliar.
Baca juga: Rehabilitasi SDN Siwalanpanji Harus Berkualitas
"Pekerjaan sudah dimulai sejak Juni dan ditargetkan selesai paling lambat Agustus agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu terlalu lama," jelasnya, Selasa (14/07/2026).
Baca juga: Jadi Prioritas Rehabilitasi Rusak Berat SDN Tebel Diharapkan Berkualitas
Ia menjelaskan pekerjaan meliputi rehabilitasi ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di SMPN 1 Jombang, laboratorium SMPN 2 Ploso, pembangunan ruang kelas baru di SMPN 4 Jombang dan SMPN 1 Diwek, serta rehabilitasi ruang guru dan ruang kepala sekolah di SMPN 2 Jogoroto dan SMPN 2 Sumobito. Dimana, seluruh paket pekerjaan dilaksanakan melalui mekanisme pengadaan langsung karena nilai proyek di bawah Rp400 juta dan diumumkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang Rhendra Kusuma mengatakan rehabilitasi juga dilakukan di 19 SD negeri dengan total anggaran sekitar Rp1,8 miliar yang berasal dari APBD dan dana pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Jombang. Sebanyak 14 proyek dibiayai APBD, sedangkan lima proyek lainnya menggunakan dana Pokir.
Baca juga: Disdikbud Jombang Pastikan Siswa Baru SD hingga SMP Tahun 2025 Terima Seragam Jadi
Sedangkan untuk rehabilitasi mencakup pembangunan toilet, mushola, ruang kelas, perpustakaan, gedung serbaguna, lapangan olahraga, pagar, gapura, hingga fasilitas sanitasi di sejumlah SD negeri. Sebanyak enam proyek rehabilitasi telah selesai lebih cepat dari jadwal, di antaranya di SDN Godong, SDN Ploso, SDN Sepanyul, SDN Mojokrapak 2, dan SDN Tampingmojo. jb-01/dsy
Editor : Redaksi