Imbas Fenomena Ikan Mabuk, Peternak Keramba di Lumajang Rugi Jutaan Rupiah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peternak ikan keramba di Danau Ranu Klakah, Desa Tegal Randu, Klakah, Lumajang rugi jutaan rupiah akibat fenomena ikan mabuk.  SP/ LMJ
Peternak ikan keramba di Danau Ranu Klakah, Desa Tegal Randu, Klakah, Lumajang rugi jutaan rupiah akibat fenomena ikan mabuk.  SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Imbas fenomena ikan mabuk yang mengambang di Danau Ranu Klakah, Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah, Lumajang, membuat sejumlah peternak keramba mengalami kerugian hingga jutaan rupiah, dikarenakan sebanyak ribuan ikan mujaer dan nila milik mereka juga ikut mabuk dan mati. 

Hal itu dipicu naikknya belerang oleh cuaca dingin dalam beberapa hari terakhir. Rendahnya kandungan oksigen akibat naiknya belerang membuat ikan-ikan di keramba kekurangan oksigen. Sehingga, sejumlah ikan kemudian naik ke permukaan untuk mencari oksigen tambahan. 

Fenomena ini terjadi karena dasar Danau Ranu Klakah merupakan bekas kawah belerang dari letusan Gunung Lemongan. Gas belerang dari bawah menguap ke danau saat suhu dingin ekstrem. Namun tidak sedikit yang akhirnya mati dan mengambang di atas permukaan danau. Akibatnya, para peternak keramba terpaksa menanggung kerugian hingga mencapai Rp10 juta.

"Kita rugi sekitar 15 persen. Mulai subuh saya angkat, saya jual. Alhamdulillah masih laku namun harganya turun," ujar Narwi, salah satu peternak ikan keramba, Selasa (14/07/2026).

Sehingga, mau tak mau terjadilah Panen Paksa dilakukan untuk meminimalisir kerugian yang lebih besar, sejumlah petani keramba terpaksa memanen ikan lebih awal. Ikan yang sudah mati terpaksa dibuang, sedangkan ikan yang masih hidup dijual dengan harga murah.

Harga ikan mujaer dan nila yang biasanya Rp35.000 per kilogram, kini hanya dijual Rp28.000 per kilogram. Oleh karenanya, para peternak berharap kejadian serupa tidak berlangsung lama agar kerugian tidak semakin besar. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Darmayu yang viral di Media Sosial (Medsos) Face Book sejak Selasa (15/09/2026) kemarin pagi, akibat postingan keluarga…

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…