BPOM Dorong Budaya Keamanan Pangan, Tekankan Pencegahan Risiko dari Hulu Produksi

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Jakarta – Keamanan pangan menjadi aspek krusial dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama di tengah meningkatnya konsumsi produk olahan.

Untuk itu, penguatan sistem pengawasan dan pencegahan risiko sejak proses produksi dinilai menjadi langkah penting dalam menekan potensi bahaya pangan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia terus mendorong penerapan Program Manajemen Risiko (PMR) sebagai upaya preventif dalam menjamin keamanan pangan.

Program yang telah berjalan selama satu dekade ini difokuskan pada peningkatan standar produksi, khususnya pada pangan steril komersial yang rentan terhadap kontaminasi jika tidak dikelola dengan baik.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menegaskan bahwa pendekatan keamanan pangan saat ini tidak lagi sebatas pengawasan akhir, melainkan mengedepankan pencegahan sejak awal proses produksi.

“Program Manajemen Risiko bukan sekadar mitigasi, tetapi langkah preventif melalui penerapan Good Manufacturing Practices. Industri yang matang adalah yang mampu melakukan pencegahan secara mandiri,” ujarnya dalam Forum Koordinasi Nasional Pangan Steril Komersial 2026.

Forum yang digelar dalam rangka peringatan Hari Keamanan Pangan Dunia itu juga menjadi ajang evaluasi terhadap implementasi PMR serta penguatan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri.

Dalam konteks kesehatan, penerapan standar produksi yang baik dinilai berperan besar dalam mencegah risiko penyakit akibat pangan (foodborne diseases).

Kontaminasi mikroba, bahan kimia berbahaya, hingga proses produksi yang tidak higienis menjadi faktor utama yang dapat berdampak langsung pada kesehatan konsumen.

Sejumlah pelaku industri juga mulai dilibatkan dalam upaya edukasi dan pendampingan kepada usaha mikro dan kecil (UMK), khususnya dalam memahami standar keamanan pangan.

Pendampingan ini mencakup pelatihan teknis, peningkatan kapasitas produksi, hingga kesiapan memenuhi regulasi yang berlaku.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas penerapan standar keamanan pangan hingga ke sektor UMK, yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung industri pangan nasional namun masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam aspek pengawasan dan kualitas produksi.

Penguatan budaya keamanan pangan dinilai tidak hanya berdampak pada perlindungan konsumen, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik serta daya saing produk pangan Indonesia di pasar domestik maupun global.

Dengan pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan, pemerintah menargetkan terciptanya ekosistem pangan yang lebih aman, sehat, dan mampu memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat.

Tag :

Berita Terbaru

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - MPLS yang di selenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 15 surabaya tak kalah menarik untuk di jadikan contoh oleh sekolah lain. MPLS…

Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Selasa, 14 Jul 2026 14:29 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau yang disertai angin kencang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan…

Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

Selasa, 14 Jul 2026 14:27 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -Tiga Sekolah Dasar di wilayah kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar tidak memperoleh Siswa maupun Siswi baru saat  PPDB (Penerimaan …