SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mulai mengembangkan usaha pertanian melalui hidroponik. Pasalnya, salah satu keunggulan jenis tanaman itu, memiliki pertumbuhan cepat, hemat air dan hasil panen lebih bersih dan sehat.
"Jenis tanaman ini kami kembangkan, karena berdasarkan hasil penelitian, tanaman hidroponik memiliki banyak keunggulan," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pemkab Sumenep Hainur Rasyid, Minggu (26/07/2026).
Baca juga: Komitmen Sejahterakan Buruh Tani Tembakau, Pemkab Bagikan BLT dari DBHCHT 2026
Selain itu, metode budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah ini, bisa menyerap nutrisi secara langsung, sehingga tumbuh 30 hingga 50 lebih cepat dibandingkan ditanam di tanah. Keunggulan lainnya, metode tanam hidroponik bebas dari hama tanah dan pestisida berlebih, serta lebih higienis.
Baca juga: Dukung Swasembada Pangan, Sumenep Tingkatkan Produksi Padi Lewat Metode PM-AAS
"Selain itu, penggunaan air hidroponik lebih sedikit hingga 90 persen dibanding pertanian konvensional karena air bersirkulasi di dalam sistem. Metode tanam ini, tentu sangat cocok di daerah rawan kekeringan dan kekurangan air bersih seperti di Sumenep ini," katanya.
Menurut Rasyid, jenis pertanian ini bisa dilakukan warga yang tidak memiliki tanah yang cukup luas karena media tanam menggunakan sabut kelapa, atau sekam bakar untuk menopang batang tanaman. "Sementara ini, tanaman metode hidropik yang kami kembangkan untuk jenis tanaman sayuran hijau dan sayuran buah," katanya.
Baca juga: Genjot Sektor Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Potensi 50 Desa Wisata
Terpisah, Kepala DKKP Hainur Rasyid lebih lanjut menjelaskan, kini Pemkab Sumenep terus menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat terkait program tersebut, terutama bagi kalangan pemuda dan mahasiswa agar mereka bisa proaktif mendukung program prioritas pemerintah. Karena itu, upaya untuk mengembangkan usaha pertanian terus dilakukan dan ini juga upaya Pemkab Sumenep untuk menjadikan pertanian sebagai sektor dominan yang menyumbang perekonomian paling besar dibandingkan sektor lainnya. sm-01/dsy
Editor : Redaksi