Dampingi Kunjungan Cak Imin di Gresik, Kapolres Ramadhan Nasution Titip Pesan Penting untuk Pelajar

Reporter : M. Aidid Koresponden Gresik

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Kabupaten Gresik, Sabtu (8/8/2026).

Kunjungan tersebut menyasar sejumlah program pemberdayaan masyarakat, mulai dari penguatan ekosistem pesantren, pendidikan vokasi, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di wilayah pesisir Gresik.

Baca juga: PT Smelting Buka Suara soal Dentuman Keras di Smelter: Material Suhu Tinggi Bertemu Air

Agenda pertama berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Ihyaul Ulum, Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun. Kedatangan Cak Imin disambut Pengasuh Ponpes Ihyaul Ulum KH Afif Maksum, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir, serta jajaran kementerian dan lembaga terkait.

Sebelum mengikuti agenda utama, Cak Imin bersama rombongan meninjau berbagai layanan yang disiapkan di lokasi. Mulai dari tes psikologi, pemeriksaan kesehatan gratis, pameran produk UMKM, hingga layanan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha.

Sejumlah bantuan dan apresiasi juga diserahkan dalam kegiatan tersebut. Di antaranya penghargaan BPJPH kepada LP3H STAI Ponpes Ihyaul Ulum, sertifikat halal bagi pelaku UMKM, bantuan sertifikasi untuk SMK berbasis pesantren, santunan dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, bantuan Zmart BAZNAS RI, serta penandatanganan MoU Link and Match antara SMK berbasis pesantren dengan dunia industri.

Dalam kunjungan itu, Cak Imin menekankan pentingnya posisi pesantren dalam pemberdayaan masyarakat. Pesantren dinilai tidak hanya memiliki fungsi pendidikan dan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi salah satu penggerak pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi.

Penguatan pendidikan vokasi dan keterampilan bagi generasi muda menjadi bagian penting dari upaya tersebut. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan dunia kerja dan industri, lulusan pesantren diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk mandiri maupun masuk ke pasar kerja.

Di tengah padatnya agenda kunjungan, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para siswa di lingkungan Ponpes Ihyaul Ulum.

Dalam suasana akrab, orang nomor satu di jajaran Polres Gresik itu memberikan motivasi kepada para pelajar agar tidak menyia-nyiakan kesempatan menuntut ilmu.

“Adik-adik harus rajin belajar, disiplin dan jangan mudah menyerah. Manfaatkan kesempatan untuk menuntut ilmu dengan sebaik-baiknya. Tentukan cita-cita kalian dan terus berusaha untuk meraihnya,” pesan AKBP Ramadhan kepada para siswa.

Kapolres juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi pergaulan dan perilaku negatif yang berpotensi merusak masa depan. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif.

Baca juga: Dentuman dan Asap Gegerkan Warga Ring 1 Gresik, Insiden Diduga Terjadi di Smelter PT Smelting

“Jaga diri, hormati guru dan orang tua, serta berteman dengan lingkungan yang baik. Jadilah generasi muda yang membanggakan keluarga, pesantren, dan Kabupaten Gresik,” imbuhnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu bagian menarik dalam kunjungan Cak Imin. Sebab, pemberdayaan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan bantuan ekonomi dan pengembangan UMKM, tetapi juga menyangkut kesiapan sumber daya manusia, terutama generasi muda.

Setelah menyelesaikan agenda di Ponpes Ihyaul Ulum, rombongan melanjutkan kunjungan ke Balai Desa Watuagung, Kecamatan Bungah.
Di lokasi tersebut, Cak Imin meninjau program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Salah satu yang menjadi perhatian adalah klasterisasi produk olahan hasil laut khas Mengare, seperti terasi dan kerupuk.

Menko juga meninjau Ruang Pintar Karya Agung, berdialog dengan pelaku UMKM, serta mengunjungi Kedai Dua Putri.

Bagi Kabupaten Gresik, pengembangan potensi masyarakat pesisir menjadi bagian penting mengingat wilayah tersebut memiliki kekayaan hasil laut dan aktivitas ekonomi berbasis masyarakat yang cukup besar.

Di sisi keamanan, Kapolres Gresik memastikan seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja Menko Pemberdayaan Masyarakat berlangsung aman dan kondusif.

Baca juga: 10 Tiang Listrik Roboh di Manyar Gresik, Timpa Kendaraan Proyek dan Lumpuhkan Lalu Lintas

“Dalam kunjungan kerja ini, Bapak Menko meninjau langsung efektivitas program pemberdayaan masyarakat di wilayah Dukun maupun Bungah. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKBP Ramadhan.

Kunjungan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kepolisian, pesantren, dunia usaha, dan masyarakat.

Sinergi lintas sektor itu diharapkan tidak berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi mampu melahirkan program berkelanjutan yang memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Bagi Kapolres Gresik, pembinaan generasi muda juga menjadi bagian penting dari upaya menciptakan masyarakat yang produktif dan berdaya saing.

Generasi muda yang memiliki pendidikan, keterampilan, disiplin, serta mampu menggunakan teknologi secara bijak dinilai akan menjadi modal penting bagi Gresik dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial di masa mendatang. did

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru