SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur, Said Abdullah, melarang seluruh kader dan pengurus partai memasang banner di pinggir jalan. Ia menilai pemasangan banner atau Baliho sembarangan merusak estetika kota dan lingkungan.
“Kami punya berbagai kegiatan untuk menjaga lingkungan. Kami akan segera edarkan surat ke DPC kabupaten/kota agar tidak memasang banner-banner di pinggir jalan dan tempat sembarangan,” ujar Said dalam sambutannya saat konsolidasi internal di Surabaya, Minggu (23/8/2026). Konsolidasikan tersebut dihadiri langsung Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristianto.
Baca juga: Megawati Saksikan 30 Tahun Kudatuli Secara Daring
Menurut Said, banyak banner dipasang di pohon sehingga merusak tanaman dan mengganggu keindahan kota. “Banner itu merusak pemandangan, dan sama saja tidak peduli dengan lingkungan sekitar kita,” tambahnya.
Sebagai gantinya, Said mewajibkan setiap kader dan pengurus memiliki akun media sosial untuk melaporkan berbagai kegiatan partai. “Wajib hukumnya setiap pengurus, baik DPD, DPC, PAC, hingga ranting punya media sosial. Dengan media sosial, setiap aktivitas akan terlihat dan bisa dilaporkan ke DPD,” tegasnya.
Baca juga: Said Abdullah: RedTalk Jadi Wadah Bersama, Tempat Mendengar Suara Anak Muda
Ia juga memaparkan langkah PDIP Jatim untuk bangkit dan memenangkan Pemilu Legislatif serta Pilkada tahun 2029. Program tersebut mencakup kaderisasi, evaluasi di setiap daerah pemilihan, dan kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kita akan bedah semua dapil, dari kabupaten, kecamatan, kelurahan sampai TPS. Setelah kaderisasi, banyak hal yang akan kita lakukan dan evaluasi,” ujarnya.
Baca juga: Keprihatinan Tokoh-tokoh Bangsa Dicurhatkan ke Megawati
Said menutup dengan seruan gotong royong kepada seluruh anggota legislatif PDIP di berbagai tingkatan untuk aktif turun ke masyarakat. “Kami siap memenangkan Pileg dan menyambut kemenangan di 2029. Semua harus turun ke lokasi, tidak ada lagi yang hanya diam di kantor,” tandasnya.
Editor : Redaksi