Penjualan BAIC Naik 91 Persen, Surabaya Jadi Medan Baru Perebutan Pasar Otomotif

surabayapagi.com

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar otomotif Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi PT JIO Distribusi Indonesia, distributor resmi BAIC di Indonesia.

Perusahaan asal China tersebut memanfaatkan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026 untuk memperkuat penjualan sekaligus memperkenalkan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) BAIC T1.

Baca juga: Penjualan Mobil Jatim Capai 25.228 Unit, GIIAS Surabaya 2026 Bidik Pasar Otomotif Jawa Timur

Strategi ekspansi dilakukan di tengah pertumbuhan penjualan BAIC secara nasional yang mencapai 91 persen pada Semester I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Surabaya dinilai memiliki posisi penting karena menjadi salah satu pusat ekonomi dan perdagangan terbesar di Indonesia. Selain memiliki basis konsumen yang besar, Jawa Timur juga menjadi pasar potensial bagi kendaraan penumpang dan kendaraan listrik.

Chief Executive Officer BAIC Indonesia Johnnathan Salim mengatakan Surabaya menjadi salah satu wilayah penting dalam pengembangan bisnis perusahaan.

“Surabaya kota yang sangat penting bagi perjalanan BAIC di Indonesia. Kami melihat potensi besar di Jawa Timur, baik dari sisi pasar maupun antusiasme masyarakat,” ujarnya.

Dalam GIIAS Surabaya 2026, BAIC memperkenalkan BAIC T1 sebagai kendaraan listrik berbasis baterai pertama yang dipasarkan perusahaan di Indonesia.

Mobil yang diposisikan sebagai kendaraan listrik kompak tersebut memiliki konsumsi energi rata-rata 14,72 kWh per 100 kilometer, berdasarkan pengujian perjalanan Jakarta–Bandung–Jakarta sepanjang 412 kilometer.

Chief Operating Officer BAIC Indonesia Dhani Yahya mengatakan respons konsumen terhadap T1 tidak hanya berkaitan dengan spesifikasi kendaraan, tetapi juga pengalaman berkendara.

“Respons yang kami terima sangat positif, terutama terhadap kenyamanan suspensi, kekedapan kabin, kelapangan ruang, dan kemudahan fitur Auto Parking Assist,” katanya.

Masuknya T1 ke pasar Jawa Timur menunjukkan semakin ketatnya persaingan kendaraan listrik di wilayah tersebut. Produsen tidak hanya bersaing dari sisi teknologi baterai dan jarak tempuh, tetapi juga harga, fitur, kenyamanan, serta layanan purnajual.

Baca juga: Purbaya Dituding Menteri Paling Kurang Beruntung di Dunia

Untuk mendorong penjualan selama pameran, BAIC memberikan potongan harga terhadap seluruh lini kendaraan yang dipasarkan di Surabaya.

BAIC X55 Lite mendapatkan potongan terbesar hingga Rp90 juta, dari harga Rp409 juta menjadi Rp319 juta on the road (OTR) Surabaya.

Sementara BAIC BJ40 mendapat potongan Rp60 juta sehingga harganya menjadi Rp677 juta. Untuk BAIC T1, harga selama pameran ditawarkan Rp393 juta setelah potongan Rp20 juta.

Strategi potongan harga tersebut menjadi salah satu cara produsen menghadapi persaingan pasar otomotif yang semakin ketat. Selain menarik konsumen baru, penyesuaian harga juga dapat menjadi instrumen untuk mempercepat penetrasi merek di daerah yang sedang menjadi sasaran ekspansi.

Bagi konsumen, semakin banyaknya pilihan kendaraan dan persaingan antarprodusen memberikan alternatif yang lebih luas, terutama di tengah berkembangnya pasar kendaraan listrik.

Selain harga, BAIC menyiapkan paket layanan purnajual untuk memperkuat kepercayaan konsumen terhadap T1.

Baca juga: GIIAS Surabaya 2025: BAIC Bidik Pasar Jawa Timur Lewat BJ30 Hybrid

Kendaraan listrik tersebut mendapat garansi baterai selama delapan tahun atau 160.000 kilometer, garansi kendaraan selama enam tahun, serta bebas biaya servis selama empat tahun.

Jaminan tersebut menjadi faktor penting dalam pemasaran kendaraan listrik. Bagi konsumen, biaya baterai dan perawatan merupakan salah satu pertimbangan sebelum membeli kendaraan listrik, sehingga kepastian layanan purnajual dapat memengaruhi keputusan pembelian.

Hingga akhir 2026, BAIC menargetkan perluasan jaringan distribusi dan layanan purnajual. Saat ini perusahaan telah mengoperasikan 16 dealer resmi di Indonesia.

Ekspansi jaringan tersebut menjadi bagian dari upaya memperbesar penetrasi pasar setelah penjualan nasional BAIC tumbuh signifikan pada Semester I 2026.

Dengan Jawa Timur sebagai salah satu pusat ekonomi dan pasar otomotif nasional, keberhasilan BAIC memperluas jaringan penjualan, menjaga harga kompetitif, serta membangun layanan purnajual akan menjadi faktor penting dalam menentukan pertumbuhan merek tersebut di wilayah Indonesia Timur.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru