Pemkab Minta Data Desil Warga Lumajang Diperbarui Tiap 3 Bulan Agar Lebih Akurat

surabayapagi.com
Petugas memperbarui data warga Lumajang. SP/ LMJ

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Agar penyaluran program pemerintah lebih tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mendorong pemutakhiran data desil kesejahteraan masyarakat secara berkala, sehingga pemerintah kecamatan dan desa harus aktif memverifikasi kondisi warga di lapangan serta memberi pemahaman mengenai sistem desil.

Pasalnya, kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah sehingga data kesejahteraan tidak boleh dibiarkan menggunakan informasi lama. “Camat dan perangkat harus memastikan di lapangan dan menjelaskan peringkat-peringkat desil kepada masyarakat,” ujar Bupati Lumajang Indah Amperawati, Rabu (26/08/2026).

Baca juga: Lewat Kontes Ternak, Pemkab Lumajang Cari Kambing Senduro dan Domba Unggulan

Karena itu, masyarakat diminta memanfaatkan kesempatan pembaruan data yang dilakukan setiap tiga bulan agar informasi yang dimiliki pemerintah tetap akurat. Pasalnya, posisi desil ditentukan berdasarkan hasil pendataan dan indikator kesejahteraan, bukan semata-mata berdasarkan penilaian pribadi terhadap kondisi ekonomi. 

Baca juga: Di Tengah Rehabilitasi Pasar Klojen, Pemkab Lumajang: Pedagang tak Perlu Direlokasi

“Gunakan peluang perubahan data setiap tiga bulan sekali agar data itu valid dan akurat,” tegasnya.

Menurutnya, data yang valid menjadi dasar penting dalam menentukan sasaran berbagai program pemerintah, mulai bantuan sosial hingga intervensi pembangunan lainnya. Semakin akurat data kesejahteraan, semakin tepat pula kebijakan yang disusun untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Lanjutkan WFH setiap Jumat, Pemkab Lumajang Mampu Hemat Kas Hingga Rp464 Juta

Pemkab Lumajang berharap kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam memperbarui data dapat memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data. Dengan begitu, setiap perubahan kondisi warga dapat segera tercermin dalam pendataan dan menjadi acuan pelayanan publik yang lebih tepat sasaran. lj-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru