SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai rangkaian strategi terpadu untuk mendongkrak kembali pertumbuhan ekonomi ke atas 5 persen pada tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu bakal mendongkrak sektor agraris karena memiliki posisi strategis yang sangat vital mengingat mayoritas mata pencaharian masyarakat Kota Batu bergantung pada aktivitas pertanian.
Penurunan produktivitas pada tahun sebelumnya yakni dari 5,04 persen pada 2024 menjadi 4,85 persen pada 2025, menjadi sinyal peringatan (warning) bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan intervensi kebijakan yang terukur. Sehingga, salah satu terobosan utama yang disiapkan adalah penguatan program Smart Agriculture.
Baca juga: Perkuat Sumber Air Sektor Pertanian, Pemkab Bojonegoro Rehabilitasi Embung Rowoglandang
“Potensi utama kita itu di pertanian, sehingga sektor ini harus kita dorong kembali sebagai motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, Senin (31/08/2026).
Baca juga: Cegah Aksi Vandalisme, Pemkot Batu Siapkan Ruang Ekspresi yang Sasar Fasilitas Publik
Selain itu, program berbasis teknologi ini tidak hanya diarahkan untuk mendongkrak volume dan kualitas hasil panen, tetapi juga mengakselerasi digitalisasi sistem pertanian dari hulu ke hilir. Harapannya, efisiensi rantai produksi meningkat sekaligus mampu menaikkan Nilai Tukar Petani (NTP) dan daya saing komoditas lokal.
Heli menilai keterlibatan generasi milenial dan Gen Z sangat krusial dalam menyuntikkan inovasi, khususnya pemanfaatan teknologi pola tanam modern serta perluasan ekosistem pemasaran digital. Tak hanya mengandalkan sektor agraris, Pemkot Batu juga mendorong penguatan sektor perdagangan dan pariwisata secara simultan. Ketiga sektor unggulan ini dinilai memiliki keterkaitan (linkage) yang sangat erat dalam memutar roda perekonomian warga. “Sektor pertanian, perdagangan, dan pariwisata harus berjalan dalam satu tarikan napas untuk memulihkan angka pertumbuhan ekonomi,” tegas Heli.
Baca juga: Ratusan Hektare Sawah Terdampak Jebolnya Dam Pacar di Tulungagung
Heli optimistis bahwa dengan kerja keras bersama, tren pertumbuhan ekonomi Kota Batu akan kembali menguat. Meski tantangan efisiensi fiskal masih membayangi, Pemkot Batu menargetkan pertumbuhan ekonomi dapat kembali melampaui ambang batas 5 persen. “Paling tidak kembali di atas 5 persen,” pungkasnya. bt-01/dsy
Editor : Redaksi